Loading...

DKPP Kota Dumai Fasilitasi Pembenahan Shading Net Poktan Sahabat Tani Kelurahan Bukit Datuk

DKPP Kota Dumai Fasilitasi Pembenahan Shading Net Poktan Sahabat Tani Kelurahan Bukit Datuk
Kegiatan penanaman sayuran daun lebar dengan menggunakan shading net di Poktan Sahabat Tani Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai mengalami kendala. Salah satunya terjadi karena kondisi shading net yang sudah mulai rusak. Dari mulai tahun 2012 sampai saat ini, sudah beberapa kali dibenahi oleh kelompok tani secara swadaya. Namun karena kerusakan yang berat dan keterbatasan modal, kelompok tani sulit untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Melihat kondisi yang demikian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) melakukan pertemuan dengan kelompok tani Sahabat Tani untuk membahas pembenahan dan keberlanjutan kegiatan di shading net. Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Bidang TPH, Yanius SP., M.Si, menghasilkan beberapa kesepakatan. Pertama, pembenahan awal akan dilakukan pada Blok C dan D yang kondisinya lebih memprihatinkan daripada Blok A dan B. Kedua, pembenahan dilakukan secara bergotong royong oleh semua anggota kelompok tani. Ketiga, waktu kerja efektif yang diperlukan adalah selama 2 minggu, yang mulai dilaksanakan pada Senin 6 Agustus 2018. Keempat, pembenahan dimulai dengan kegiatan membersihkan seluruh blok dari rumput atau gulma, kemudian dilanjutkan dengan pengecoran tiang dan menjahit net menggunakan benang nilon. Kelima, biaya yang diperlukan untuk membeli benang adalah Rp. 6.200.000,- yang difasilitasi oleh Bidang TPH DKPP Kota Dumai. Keenam, khusus untuk pengecoran; semen dan kerikil difasilitasi oleh Kepala Seksi Sarana Prasarana, Hasan Rasyid. Dalam hal keberlanjutan penanaman, Kepala Seksi Tanaman Pangan, Mirsus SP dan Kepala Seksi Hortikultura, Henny Rasmiati, STP, M.Si menyampaikan bahwa jenis komoditi yang ditanam boleh lebih dari satu. Misalnya tanaman pangan seperti kacang tanah, atau hortikultura seperti cabe merah, cabe rawit, jagung manis, sayuran daun dan sayuran buah. Sebagai penutup pertemuan, Tim Bidang TPH dan Tim Bidang Penyuluhan yang dihadiri oleh Kabid Penyuluhan (Herlina Nasrul, SPt), Kepala Seksi Pengembangan Kelembagaan SDM Penyuluhan (Sri Triani Indari, SKM) dan Plt Kepala Seksi Pengkajian Metode dan Teknologi Penyuluh (Hj. Mulfiarti, SP) melakukan monitoring ke setiap blok untuk melihat kondisi lahan, tanaman dan shading net. (fs)