Presiden Joko Widodo menghadiri acara Jambore Peternakan Nasional Tahun 2017 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (24/09/2017). Acara ini meliputi kontes dan ketangkasan domba Garut, kontes kambing Kaligesing, eksibisi ternak serta dimeriahkan dengan makan bersama 107 kambing guling dan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pada acara ini juga diserahkan Anugerah Bhakti Peternakan dan Penghargaan kepada Inseminator Berprestasi serta Kelompok dan Unit Pengolahan Hasil Peternakan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, Jambore Peternakan Nasional 2017 ini diikuti sekitar 1.200 peternak dan stakeholder. Menurut Menteri Pertanian, pihaknya mencoba mengubah mindset, dari swasembada pangan menjadi swasembada protein. "Karena protein bisa dari domba, bisa dari kambing dan seterusnya yang selama ini hanya dikenal swasembada daging sapi," ujarnya tentang jambore yang mengangkat tema "Masyarakat Sehat dan Cerdas dengan Protein Asal Ternak". Selain Menteri Pertanian Amran Sulaiman, acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur BI Agus Martowardojo. Pemerintah, menurut Presiden, masih terus melihat bagaimana membangun sebuah industri peternakan yang betul-betul seperti sebuah korporasi besar yang jumlahnya banyak tapi yang memiliki adalah rakyat, yang memiliki adalah peternak-peternak yang bergabung, terkonsolidasi dalam sebuah organisasi. "Entah bentuk PT, dalam bentuk koperasi, entah dalam bentuk gabungan peternakan dalam jumlah yang banyak," tuturnya. Dengan demikian, sambung Presiden, hitung-hitungan dari sisi bisnis, dari sisi ekonomi itu betul-betul menguntungkan dan memberikan manfaat yang tinggi kepada masyarakat semuanya. Sementara itu, untuk mendorong peningkatan peran dan kontribusi komoditas kambing dan domba untuk pemenuhan kebutuhan protein hewani asal ternak dan kesejahteraan peternak serta peningkatan daya saing, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mendorong peternak kambing dan domba untuk bersinergi melakukan kemitraan dan membentuk korporasi. "Peternak perlu membentuk kelompok yang besar yang memiliki industri perbibitan sendiri, mengaplikasi teknologi produksi sendiri yang lebih modern dan mengolah hasil ternaknya sendiri, serta menggalang menembus pasar retail sendiri," kata I Ketut Diarmita. Ragel Reakara sebagai Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Bogor menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor khususnya Dinas Perikanan dan Peternakan pada acara Jambore Peternakan Nasional Tahun 2017 ini. "Alhamdulillah pada Kontes Ternak tahun ini, salah satu peserta kontes dari Kabupaten Bogor, yaitu domba Garut jantan bernama "King" milik Ferry, peternak di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur mampu meraih Juara II Nasional kategori Raja Petet Domba Garut, semoga hal ini menjadi motivasi bagi pengurus dan anggota HPDKI Bogor sebagai mitra kerja pemerintah daerah untuk meningkatkan prestasinya dimasa yang akan datang," ungkapnya. (Roby Prayoga)