Menggala, 11/02/2015. Dalam rangka upaya peningkatan produksi padi yang terus digenjot oleh Pemerintah Pusat, pada Tahun 2015 (Nasional) sasaran luas panen padi 14.142.100 ha, Produksi 73,400 Juta Gabah Kering Giling (GKG), Provitas 51,90 kw/ha, kemudian ditingkatkan 17.000.000 ha. Produksi 83,00 Juta ton Gabah Kering Giling (GKG), sedangkan target produksi padi di Propinsi Lampung pada tahun 2015 yaitu 3,3 Juta Ton Gabah Kering Giling (GKG), dan Provitas 52,89 kw/ha, dan kemudian ditingkatkan Produksinya 1 Juta Ton, selama Tahun 2015 (63%) – Tahun 2016 (37%), Sumber Kiswanto, dkk/BPTP Lampung-Red). Untuk mendukung capaian tersebut, tentunya ada beberapa upaya yang harus dihadapi seperti tantangan adanya perubahan iklim, dan juga beberapa hal yang harus dilakukan dalam mendukung keberhasilannya antara lain infrastruktur, sarana prasarana. Upaya lainnya melalui peningkatan luas areal dan produktivitasnya serta peningkatan produktivitas dengan penerapan teknologi aplikasi/PTT (VUB, Pupuk, Populasi Tanam Optimal, Air, OPT dan lainnya). Dan yang tak kalah pentingnya adalah kesiapan Sumberdaya Manusianya sendiri. Dalam mendukung upaya tersebut maka, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tulang Bawang melalui Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan mengadakan kegiatan Seminar Sehari dengan mengangkat tema "Kita Dukung Dan Sukseskan Target Peningkatan Produksi Gabah Kering Giling 1 Juta Ton Provinsi Lampung". Kegiatan Seminar Sehari ini berlangsung pada Hari Selasa, 11 Februari 2015 bertempat di Aula Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tulang Bawang yang di ikuti oleh seluruh Penyuluh Pertania PNS, Penyuluh Pertanian THL TBPP, juga beberapa tamu undangan dari Dinas/Instansi terkait. Seminar Sehari ini menghadirkan beberapa Narasumber yang kompeten dibidangnya yang berasal dari BP4K Kabupaten Tulang Bawang yang langsung diisi oleh Bapak Ir. Ahmad Sukur Selaku Kepala Badan, dari BPTP Propinsi Lampung menghadirkan Bapak Kiswanto, Dkk yang menyampaikan materi mengenai Teknologi Aplikatif Dalam Upaya Peningkatan Produtivitas Padi, serta menghadirkan Praktisi dari Perusahaan PT. Petrosida Gresik yang menyampaikan materi mengenai OPT padi. Seminar ini juga dihadiri oleh Asissten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang mewakili Bapak Bupati Tulang Bawang. Dalam sambutannya, menurut Drs. Abdullah Said, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar Sehari bahwa tujuan kegiatan ini adalah tersampaikannya materi penyuluhan, dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas penyuluh pertanian berupa inovasi teknologi baru untuk penyuluh pertanian di Kabupaten Tulang Bawang. Pada kesempatan yang sama Asissten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Bapak Ir. Donny Agung Wibawanto dalam sambutnnya meyampaikan bahwa dengan kegiatan seminar sehari untuk para penyuluh se-Kabupaten Tulang Bawang ini diharapkan setelah mengikuti seminar para penyuluh pertanian mampu mengoptimalkan kemampauan dan potensi, beliau juga berharap agar seluruh komponen didaerah ini dapat senantiasa memiliki tekad dan komitmen untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan, wawasan dan ketrampilan, baik melalui pendidikan formal maupun non formal, sehingga proses kemajuan Kabupaten Tualng Bawang akan semakin cepat, terarah, terpadu dan berkesinambungan karena senantiasa didukung oleh sumberdaya manusia daerah yang berkualitas, profesionaldan berpengalaman,"ungkapnya. Dan dengan terselenggaranya kegiatan seminar sehari ini, diharapkan Kabupaten Tulang Bawang dengan kesiapan penyuluhnya akan mampu mendukung dan mensukseskan target peningkatakan Produksi Gabah Kering Giling (GKG) 1 Juta ton Propinsi Lampung. Seminar sehari yang berlangsung dari pagi hingga sore hari dipandu oleh Moderator Bapak ER. Amanto, S.P., (Ketua Kelompok Jabatan Fungsional) berlangsung sangat baik dengan antusias seluruh peserta dalam mengikuti pemaparan seluruh narasumber dan juga diskusi yang diikutinya. Dalam paparannya narasumber dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Lampung menyampaiakan beberapa Teknologi Aplikatif Hasil Pengkajian BPTP Lampung yaitu berupa Teknologi Budidaya Padi dengan Pendekatan PTT baik pada lahan rawa maupun lahan pasang surut, sekaligus membahas mengenai analisa usahatani padi. Sedangkan Tim dari Perusahaan PT. Petrosida Gresik menyampaikan pemaparan mengenai pengendalian organisme penggangu tanaman (OPT), serta menyampaikan teknologi budidaya padi yang baik, serta aplikasi pestisida yang bijaksana. Setelah pemaparan oleh masing-masing narasumber, peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi, melakukan tanyajawab baik dengan narasumber maupun peserta lainnya, sehingga menambah marak dan hidup suasana seminar. Dengan berakhirnya seminar sehari, semoga semakin memantapkan kesiapan penyuluh pertanian dan Kabupaten Tulang Bawang dalam mensukseskan target peningkatan Produksi Gabah Kering Giling 1 Juta Ton Propvinsi Lampung. (* Penulis Eko Purwoko, S.P/Penyuluh Pertanian Pertama di Kelompok Jabatan Fungsional pada BP4K Kabupaten Tulang Bawang/Admin Cybex).