Dukung Sektor Pertanian Wilayah Perbatasan, Bptp Kaltim Adakan Rakor Di Kaltara
Tarakan-Wilayah Perbatasan merupakan bagian wilayah yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memiliki arti sangat penting dan strategis, baik dari perspektif pertahanan-keamanan, maupun perspektif ekonomi, sosial, dan budaya, dimana masing-masing wilayah memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Wilayah perbatasan memiliki potensi lahan yang luas untuk produksi beragam komoditas pertanian khususnya tanaman pangan guna mendukung ketahanan pangan Nasional dan bahkan untuk eksport. Sejalan dengan hal tersebut BPTP Kaltim mengadakan Rapat Koordinasi Dukungan Inovasi Pertanian di Wilayah Perbatasan serta Pengelolaan SDG Lokal Kalimantan Utara. Acara yang bertempat di hotel Duta Tarakan dibuka oleh Kepala BPTP Kaltim yang diwakili oleh Dr. M. Hidayanto dan diikuti oleh kurang lebih 30 peserta dari instansi terkait di Kalimantan Utara khususnya Kab. Nunukan dan Malinau (10/12) Sasaran utama kegiatan ini adalah upaya meningkatkan produksi pangan di wilayah perbatasan agar mampu mencukupi kebutuhan panganya sendiri bahkan dapat dieksport ke negara terangga. serta bagaimana menjaga, melestarikan serta memanfaatkan SDG lokal untuk kesejahteraan rakyat yang begitu banyak dimiliki Kalimantan Utara. Narasumber yang dihadirkan antara lain kepala BB. Biogen (Dr. Mastur) dengan materi "Konservasi dan pemanfaatan SDG berkelanjutan", Karo. Perbatasan Kaltara (Samuel ST Padan) dengan materi "Program dan kebijakan pemerintah provinsi kalimantan utara dalam pengelolaan wilayah perbatasan" dan dari BPTP Kaltim yaitu Dr. M. Hidayanto dengan materi "Pemanfaatan dan pengelolaan sdg lokal kaltim-kaltara" serta Ir. Nurbani dengan materi "Pelaksanaan kegiatan pendampingan lumbung pangan di wilayah perbatasan (LPWP) Kec. Krayan dan Kayan Selatan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara" . ~~**by. Bagus~~