Untuk menyegarkan kapasitas para penyuluh, Dinas Pertanian melalui KJF (Kelompok Jabatan Fungsional) menyelenggarakan pelatihan penyusunan evaluasi penyuluhan pertanian. Ir. Bambang PHS. Koordinator Penyuluh Kabupaten Jombang mengatakan evaluasi harus dilakukan. Ini ditujukan untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan penyuluhan telah dilakukan. Termasuk bagaimana kedepan bisa dilakukan perbaikan terkait program pembinaan petani. "Karena itu, meskipun secara umum para penyuluh sudah mendapatkan pembekalan bagaimana melakukan evaluasi. Ini perlu disegarkan lagi," kata Nya.Untuk memberikan pembekalan kepada para penyuluh, tidak tanggung-tanggung, kali ini yang dihadirkan adalah dua orang narasumber dari STPP. Acep Hariri dan Hamyana, SST. Dalam suasana dialogis, para narasumber menjabarkan konsep dasar, metode penyusunan evaluasi sampai apa manfaat dilakukan evaluasi penyuluhan pertanian.Secara ringkas materi yang pelatihan bisa disampaikan sebagai berikut :Pengertian Evaluasi• Evaluasi : Membandingkan hasil suatu aktivitas dengan tujuan yang telah dirumuskan sebagai target. Evaluasi Penyuluhan Pertanian : Proses penilaian untuk menentukan relevansi, efisiensi, efektivitas, dan dampak programa penyuluhan pertanian .Tujuan dan Manfaat Evaluasi Penyuluhan Pertanian :• Untuk mengetahui seberapa jauh kegiatan telah dicapai• Untuk mencari bukti apakah kegiatan telah dilaksanakan sesuai rencana dan perubahan yang diinginkan• Untuk mengukur efektivitas dan efisiensi yang berkaitan dengan metode penyuluhan• Untuk menarik simpati aparat dan warga masyarakat.Jenis evaluasi :• Evaluasi awal: sebagai alat guna memperbaiki rencana kegiatan sebelum dilaksanakan, • Evaluasi proses: dilaksanakan pada saat kegiatan sedang dilaksanakan, • evaluasi akhir digunakan untuk mengetahui pencapaian secara keseluruhan hasil kegiatan yang direncanakan, • Evaluasi dampak dilakukan setelah kegiatan penyuluhan pertanian dilaksanakan, hal ini memerlukan analisa yang mendalam dibanding dengan evaluasi lainnya, karena fokusnya adalah dampak dari kegiatan. Jenis evaluasi penyuluhan pertanian :• Evaluasi hasil: evaluasi perubahan perilaku petani dan anggota keluarganya dengan melalui kegiatan-kegiatan penyuluhan pertanian, • Evaluasi metode adalah semua kegiatan penyuluhan pertanian yang dilakukan oleh penyuluh pertanian dalam rangka mencapai perubahan perilaku sasaran penyuluhan, • Evaluasi sarana dan prasarana berkaitan dengan persiapan dari perangkat keras maupun perangkat lunak sebagai pendukung kegiatan penyuluhan pertanian, • Evaluasi program. Mengukur terhadap pelaksanaan program sesuai dengan perencanaan • Evaluasi Dampak . Evaluasi dampak digunakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan Tahapan Evaluasi penyuluhan Pertanian :• Memahami tujuan-tujuan penyuluhan yang akan dievaluasi • Menetapkan indikator-indikator untuk mengukur kemajuan-kamajuan yang dicapai • Penyusunan instrumen evaluasi • Pengambilan Data• Analisis Data• Pelaporan Sistematika pelaporan :• Kata pengantar, daftar isi, pengesahan laporan • Pendahuluan, yang memuat uraian yang singkat dan cukup jelas mengenai • Latar belakang atau alasan dilakukannya evaluasi, sasaran/obyek evaluasi • Masalah dan tujuan evaluasi • Kegunaan evaluasi. • Landasan-landasan teori dan konsep-konsep yang digunakan di dalam pelaksanaan evaluasi/ Dasar Hukum• Indikator dan parameter, serta pengukurannya, Rancangan evaluasi yang mencakup: Populasi dan sample, berikut penjelasan tenik penarikan sample, Rincian data yang dikumpulkan , Tenik pengumpulan data , Instrumen evaluasi (biasa disampaikan dalam bentuk lampiran) , Analisis data.• Gambaran umum tentang pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang dievaluasi • Hasil-hasil evaluasi dan Pembahasan : tampilan dalam bentuk grafik , gambar, tabel dsbnya. Bagian ini merupakan pemaparan dari hasil temuan-temuan /fakta/data , dan diberi kan penjelasan artinya dan pembahasan secukupnya • Kesimpulan dan saran-saran/rekomendasi. • Daftar pustaka • Lampiran-lampiran.(TIM BULETIN DISPERTA JOMBANG : Ir. Bambang PHS, Akhmad Jani M, Sp, Welly Puspito N, Sp)