Loading...

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Vaksinasi

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Vaksinasi
Prinsip dasar vaksinasi adalah diperolehnya kekebalan tubuh ternak sehingga daya tahan ternak (imunitas) meningkat sampai tingkat yang dikehendaki. Dengan diperolehnya tingkat imunitas yang mantap, maka ternak dapat terhindar dari kemungkinan sakit akibat infeksi bibit penyakit.Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan vaksinasi antara lain adalah :1. Vaksin, kualitas vaksin ditentukan dari potensinya dalam melindungi ayam dari serangan penyakit sesuai dengan mikroorganisme yang terkandung dalam vaksin. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih vaksin yang akan dipakai adalah jenis dan macam vaksin sesuai dengan jenis penyakit yang sering menyerang. Pilih vaksin yang masih baik kualitasnya (segel botolnya belum rusak, bentuk vaksin tidak berubah dan belum lewat batas kadaluwarsa). Kegagalan vaksinansi dapat diakibatkan oleh kerusakan vaksin yang terjadi sebelum vaksinasi seperti : sudah kadaluwarsa, kesalahan penyimpanan yaitu tidak pada suhu 2-8 0C atau terkena sinar matahari langsung. Kerusakan pada saat vaksinasi seperti tempat minum atau air yang digunakan untuk melarutkan vaksin terkontaminasi desinfektan, sabun,logam berat,, vaksin terkena sinar matahari langsung, baru habis terpakai lebih dari 2 jam setelah vaksin dilarutkan untuk vaksin aktif.2. Kekebalan Asal induk (maternal Antibodi).Ternak yang baru ditetaskan secara pasif dilindungi oleh antibodi asal induk (maternal antibodi) Salah satu dari faktor yang menyebabkan kegagalan vaksinasi adalah masih tingginya maternal antibodi. Penentuan waktu yang tepat untuk vaksinasi ayam muda sangat penting karena hanya ada celah waktu yang singkat antara saat berkurangnya matenal antibodi, terbentuknya zat kebal hasil vaksinasi dan terjadinya infeksi virus ganas. Tujuan kita melakukan vaksinansi adalah agar pada celah waktu tersebut kekebalan telah terbentuk sebelum terjadi infeksi oleh virus lapangan.3. Kondisi Kesehatan Ayam,Kegagalan vaksinasi dapat terjadi jika pada saat vaksinasi ayam mengalami sakit atau stress. Pada saat vaksinasi ayam mengalami sakit atau stress. Pada keadaan tubuh tidak prima ini sistim kekebalan tubuh tidak akan berespon dengan baik terhadap vaksinasi sehingga kekebalan yang diharapkan tidak terbentuk dengan cukup. Vaksinasi pada ayam sakit atau dalam masa inkubasi penyakit dapat berakibat fatal karena dapat memperparah penyakit atau mempercepat munculnya gejala sakit. Sebelum melaksanakan vaksinasi pastikan ayam benar-benar sehat sehingga mampu membentuk kekebalan dengan baik dan mampu menerima resiko efek samping yang terjadi akibat vaksinasi. Setelah pasti sehat, tingkatkan vitalitas tubuh dengan memberikan Vitamin.4. Pelaksanaan Vaksinasi.Cara vaksinasi pada ternak ayam yang umum dilakukan adalah melalui tetes mata/hidung , tetes mulut (cekok), air minum, suntikan dan tusuk sayap (wing web). Pelaksanaan vaksinasi yang tepat memberikan jaminan terbentuknya perlindungan yang sempurna setelah vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi yang tepat memberikan jaminan terbentuknya perlindungan yang sempurna setelah vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi yang terburu-buru atau kesalahan teknis vaksinasi menyebabkan ayam gagal mendapatkan 1 dosis vaksin penuh; baik pada cara vaksinasi tetes,air minum maupun suntikan. Hal tersebut menjadi sangat penting terutama untuk vaksinasi tunggal selama hidup ayam. Penyusun : Sad Hutomo Pribadi Penyuluh BBP2TPSumber bacaan ; leaflet Medion