Kecamatan Babulu Sebagai Lumbung Padi terbesar di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimntan Timur kembali menunjukkan eksistensinya dalam mendukung progran Upaya Khusus (UPSUS) Swasembada pangan Nasional yang di canangkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. Melalui Kegiatan Farmer Fied Day yang di gawangi oleh Koordintor balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Babulu Beserta Jajaran Penyuluh pertaniannya. Acara Farmer Field Day yang dilaksanakan di Desa Gunung Makmur dirangkai dengan kegiatan Ubinan dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Beserta Kepala Seksi Penyuluhan, juga dihadiri oleh perwakilan Koramil Babulu melali Babinsa Desa Gunung Makmur dan Para Petani di Desa Gunung Makmur. Acara Farmer Field Day yang dilaksanakan di Desa Gunung Makmur dirangkai dengan kegiatan Ubinan di Laksanakan tanggal 15 April 2015 bertempat di Sawah Bapak Hadian, dari Kelompok Tani Reksa Buana, Desa Gunung Makmur Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara. Dari Hasil Ubinan yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara, di dapatkan hasil ubinan dengan rata-rata 7,168 Ton/Ha, dari hasil ubinan dengan jumlah tersebut koordinator BPP menyatakan bahwa sudah dipastikan untuk kecamatan Babulu telah melebihi target swasembada khusus untuk kecamatan Babulu, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan di Kabupate Penajam Paser Utara pada Umumnya. Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Peyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam acara Famer Field Day ini diharapkan adanya transfer tekhnologi dari para pakar pertanian kepada petani, juga adanya inovasi dalam acara field day diantaranya pemupukan berimbang sesuai dengan sesifik lokasi, penerapan pola tanam jajar legowo, pengendalian hama dan penyait secara terpadu sehingga pada akhirnya dengan penerapan teknologi dan inovasi tersebut didapatkan peningkatan produksi yang signifikan bik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Ditambahkan Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan bahwa penerapan teknologi guna mendukung program upaya khusus (UPSUS) Swasembada Padi Jagung dan Kedelai – daging (Pajale - daging) siap didukung sepenuhnya oleh para Penyuluh Pertanian yang ada di bawah jajaran Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara. Dalam rangkaian acara Farmer Field Day yang dilaksanakan di Sawah Petani Bapak Hadian, Desa Gunung Makmur Kecamatan Babulu, juga dilaksnakan kegiatan diskusi berkaitan peningkatan produksi padi dan Upaya Khusus (UPSUS) Swasembada Pangan Tahun 2017 antara Petani, Pengamat Organisme Pengganggu tanaman (POPT), Penyuluh, Koordinator BPP Babulu, Kholil Mohdori SP, Kepala Seksi Penyuluhan Sukirman SP, Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kab. Penajam Paser Utara Surito SP, MP, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahruni SE. Diskusi berlangsung setelah kegiatan ubinan dilaksanakan hingga akhir acara kegiatan berlangsung. Hal mendasar yang menjadi topik dalam utama diskusi antara lain ada pada pasca panen gabah, dimana permaalahan yang muncul adalah harga yang tidak stabil pada saat panen raya, kemudian masalah kedua adalah kurangnya sarana gudang dan lantai jemur yang dimiliki petani sehingga hasil gabah yang dihasilkan tidak mampu dipertahankan kualitasnya. Permasalahan tersebut di tanggapi langsug oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara, permasalahan mengenai harga beli yang endah dikarenakan gabah yang dihasilkan memiliki kualitas yang masih relatif rendah, kesalahan tersebut dikarenakan pada proses penanganan pasca panen gabah yang dihasilkan masih basah dan kurang kebersihannya sehingga akibtnya menurunkan nilai jual gabah tersebut. Kedepannya Kepala Kantor mengharapkan adanya kerjasama yang baik dalam menjaga kualitas beras yang dihasilkan sehingga pihak bulog siap menampung semua beras yang ada di PPU.