Dengan perencanaan yang baik dalam membangun sinergi pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi saat ini dan masa yang akan datang, merupakan kunci untuk membuat masyarakat dapat merasakan manfaatnya. 14 Maret 2016, Bandung, Jawa Barat – Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Jawa Barat telah mengadakan forum OPD sekaligus silaturahmi bidang penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan tahun 2016 tingkat Provinsi Jawa Barat.Selama memberikan sambutan kepada 90 orang peserta yang terdiri dari unsur Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas/Badan/Lembaga Rumpun Pertanian Provinsi Jawa Barat, BAPPEDA Kabupaten/Kota dan OPD yang membidangi penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan Kab/Kota se-Jawa Barat serta unsur komisi/asosiasi profesi yang berkiprah dalam pembangungan pertanian, perikanan dan kehutanan, Kepala Set. BAKORLUH PROV. JABAR Ir. H. Kusmayadi Rostaman, MM., mengatakan bahwa "Forum OPD bidang penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan yang dilaksanakan sekarang ini, mempunyai arti penting dan strategis dalam rangka meningkatkan konsistensi dan sinkronisasi program/kegiatan yang diharapkan mampu membangun sinergi antara kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha dengan program pemerintah. Dengan demikian, diharapkan program dan kegiatan tersebut secara bertahap dapat mewujudkan keberdayaan serta kesejahteraan para pelaku utama dan pelaku usaha serta masyarakat pada umumnya"."Tapi kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," Kata Ir. Kusmayadi dalam sambutannya. "Tujuan utama penyuluhan adalah terciptanya better farming, better bussines dan better living. Penyuluhan sebagai proses pemberdayaan dan pemandirian masyarakat, pada hakekatnya adalah meningkatkan kemampuan, mendorong kemauan dan keberanian serta memberikan kesempatan bagi upaya masayarakat khususnya pelaku utama dan pelaku usaha dalam mewujudkan kesejahteraan keluarganya."Sesuai dengan arah kebijakan pembangunan daerah RPJMD PROV. JABAR tahun 2013–2018 bidang pertanian, perikanan dan kelautan serta bidang kehutanan merupakan urusan pilihan dengan misi membangun perekonomian yang kokoh dan berkeadilan dengan kegiatan prioritas tematik sektoral di bidang ekonomi dan pembangunan sebagai kegiatan untuk menangani masalah dalam upaya meningkatkan performance pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan di jawa barat. Penyuluhan dapat memimpin cara untuk peningkatan pendapatan serta kesejahteraan para pelaku utama dan pelaku usaha.Ada 4 Strategi pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan - pada dasarnya meliputi upaya-upaya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan para pelaku utama dan pelaku usaha- "adalah komitmen yang paling penting bagi Set. BAKORLUH PROV. JABAR," kata Ir. Kusmayadi. "Untuk itu, maka pengembangan sektor pertanian, perikanan dan kehutanan secara simultan mendukung sasaran strategis dan hasil terbaru pun menunjukkan bahwa Set. BAKORLUH JABAR sesuai dengan arah dan berupaya mencoba untuk mengatasinya."Adapun fokus pengembangan tersebut diarahkan pada komoditas pangan strategis, peningkatan daya saing produk lokal di pasar dalam negeri maupun luar negeri (mengahadapi MEA) dan peningkatan pendapatan serta kesejahteraan para pelaku utama dan pelaku usaha.Oleh karena itu, seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat, maka diperlukan konsep perencanaan yang komprehensif, serta berakar dari kebutuhan masyarakat. Penyusunan rencana kerja pembangunan daerah merupakan salah satu tahap dalam upaya pencapaian sasaran pembangunan jangka pendek, yang disepakati oleh para pelaku pembangunan.Pengelolaan pembangunan yang diawali dari proses perencanaan, diupayakan untuk melibatkan berbagai unsur pelaku pembangunan/stakeholder, dan tidak semata-mata subyektivitas pemerintah, sehingga diharapkan perencanaan pembangunan lebih aspiratif dan partisipatif, memunculkan produk perencanaan yang tepat, sesuai dengan kebutuhan objektif. Selain itu, juga terwujudnya paradigma clean and good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan masyarakat."Realisasi komitmen tersebut adalah dikembangkannya mekanisme perencanaan yang diawali kegiatan penjaringan melalui MUSRENBANG Kabupaten/Kota, yaitu menetap-kan prioritas program dan kegiatan pem-bangunan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan dengan menyesuaikan prioritas renja opd kabupaten/kota bidang penyuluhan dengan alokasi anggaran indikatif OPD yang tercantum dalam rencana awal RKPD, serta mengidentifikasi efektivitas regulasi yang berkaitan dengan fungsi OPD. "Kata Ir. Kusmayadi Set. BAKORLUH PROV. JABAR akan terus mendukung upaya daerah untuk peningkatan kesejahteraan pelaku utama dan pelaku usaha dengan penyuluhan.Di Jawa Barat, Set. BAKORLUH PROV. JABAR bersama OPD yang membidangi pertanian, perikanan dan kelautan serta kehutanan memiliki setidaknya lima program strategis yang akan terus menjadi fokus kerja, berpusat pada pencapaian target produksi.Set. BAKORLUH PROV. JABAR bersama para penyuluh juga akan terus bekerja untuk semakin mengontrol dan menghilangkan ancaman terhadap kesejahteraan pelaku utama dan pelaku usaha. "Membantu untuk memastikan kesejahteraan mereka, merupakan area dimana Set. BAKORLUH JABAR akan terus mendukung kebutuhan negara akan keamanan pangan." Kata Ir. Kusmayadi.Sementara dalam rangka akselerasi pencapaian sasaran program dan kegiatan tersebut, tentunya diperlukan pengawalan/pendampingan yang optimal melalui kegiatan penyuluhanKepala Sekretariat Badan menyimpulkan. "Meningkatkan hasil produksi dan mensejahterakan pelaku utama dan pelaku usaha adalah tugas kita dan para penyuluh." (N. M. ARIEF - SET. BAKORLUH PROV. JABAR)