Forum Penyuluh Pertanian dirangkai dengan kegiatan Program Pengembangan Penyuluh Pertanian/Perkebunan lapang yang dilaksanakan 4 s/d 6 September 2016 dan diikuti 150 peserta yang terdiri dari Koordinator BP3K, Koordinator Penyuluh, Pejabat yang menangani Penyuluhan dan BKD Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. Sedangkan Narasumbernya antara lain : Kepala BKPP Prov. Kaltim, Kepala Dinas Pertanain Prov. Kaltim, PASI WAWANWIL STER REM 091/ASN, Kabid Mutasi BKD Prov. Kaltim, Kasub Ketenagaan Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian, Fungsional Umum Kementerian Pertanian (SMIPP dan Evaluasi Kinerja Pertanian) dan Sekjen KTNA Nasional.Penyuluh sebagai tenaga pendamping sekaligus fasilisator bagi pelaku utama (petani) maupun pelaku usaha harus mampu memainkan perannya secara maksimal. Terutama berperan dalam memacu kinerja dan capaian hasil produksi pada sektor pertanian di Kalimantan Timur guna mewujudkan swasembada pangan di daerah bahkan nasional pada 2018.Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Provinsi Kaltim Ir. Fuad Asaddin, M.Si pada pembukaan forum Penyuluh Pertanian se-Kaltim 2016 di Samarinda. Menurut beliau, penyuluh harus mendorong semangat optimisme para pelaku utama (petani) agar mampu menggarap lahan-lahan pertaniannya. Termasuk selalu membangun komunikasi yang baik secara terus menerus, sehingga dapat menggerakkan semangat optimisme yang besar maka tidak saja luasan areal pertanian yang diraih, tetapi peningkatan hasil produksi pertanian akan dapat diperoleh. Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang sangat potensial dalam pengembangan sektor pertanian guna mendukung terwujudnya kemandirian pangan nasional. Lahan potensial yang tersedia mencapai 412,9 ribu hektar (sesuai RTRWP) yang sudah siap ditanami 127,8 ribu ha dan lahan berproduksi 57,7 ribu ha atau 45,51 persen.Tenaga Penyuluh Lapang sebanyak 855 orang terdiri dari Penyuluh PNS, Swadaya maupun Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB PP). Masing-masing penyuluh pertanian 741 orang, penyuluh perikanan 80 orang dan penyuluh kehutanan 34 orang. Sumber : Masdiansyah (Humas Setda Prov. Kaltim) Penulis : Dewi Erika Pandjaitan, SP, MM