Loading...

Fungsi Dan Manfaat Rorak

Fungsi Dan Manfaat Rorak
Saat ini sedang trend di masyarakat indonesia minum kopi dengan berbagai penyajian dan cara menikmati sehingga permintaan akan kopi dalam negeri meningkat. Banyak bermunculan caf� kopi diwilayah Indonesia begitu juga di wilayah Kabupaten Temanggung. Dengan permintaan yang terus meningkat jika tidak diimbangi dengan produksi tinggi besar kemungkinan akan kekurangan bahan baku, padahal kita tahu saat ini pelaku utama dalam membudidayakan tanaman kopi dilahannya masih secara turun temurun, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam ber budidaya belum di laksanakan oleh pelaku utama contohnya "Lubang" di sekitar Tanaman Kopi atau biasa kita sebut Rorak (Got Angin) tujuan pembuat Rorak adalah untuk memperlancar aliran udara akar dan memberikan nutrisi pada akar dengan memasukkan bahan organic ke dalam rorak. Adapun fungsi dari Rorak adalah Tempat menampung seresah / bahan organik (pupuk kandang), Tempat menampung air hujan, Tempat berlindungnya musuh alami, Memperbaiki struktur tanah, Memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah.Kebiasaan pelaku utama pada saat ini dalam berbudidaya sering berasumsi pada banyaknya pemberian pupuk mereka beranggapan jika tanaman diberikan pupuk sebanyak-banyaknya pada tanaman maka secara otomatis produksi tinggi tanpa memperhatikan hal lain seperti pembuatan Rorak ini. Di daerah dataran tinggi maupun rendah Rorak perlu dibuat dengan melihat kaidah kemiringan lahan serta tinggi rendahnya populasi tanaman, jika hal ini tidak dilakukan maka bias menjadi sebuah kekeliruan yang mengakibatkan hal sebaliknya alih-alih peningkatan produksi karena teknis pembuatan rorak salah bias terjadi sebaliknya tanaman kopi malah mati. Sebagai contoh bapak sumadyo petani kopi anggota Kelompok tani Tarumartani V Desa Kertosari Kecamatan Jumo setelah mendapatkan materi pentingnya pembuatan Rorak pada tanaman kopi beliau langsung menerapkan dilahan namun aturan main tidak diperhatikan satu setiap satu tanaman dibuatkan rorak padahal jarak antar tanaman 2X2,5 m beberapa hari kemudian tanaman kopi layu. Untuk itu perlu diperhatikan cara pembuatan Rorak yang baik sesuai standar seperti pada table diatas. Dengan adanya rorak dilahan pertanaman kopi, diharapkan semua sisa tanaman sekitar lahan, rumput hasil penyiangan dapat dimasukkan kedalam Rorak. Rorak juga merupakan tempat/habitat musuh alami dan hama penyakit dalam berkompetisi sehingga diharapkan kompetisi terjadi didalam rorak yang pada akhirnya Hama/Penyakit tidak menyerang tanaman dan semua unsure hara yang diperlukan tanaman kopi diharapkan mampu diperoleh dari lubang angin/ Rorak tersebut. Dengan dibuatnya Rorak disekitar tanaman kopi ketersediaan Air, Unsur Hara baik makro ataupun Mikro tercukupi untuk tanaman sehingga mampu berkontribusi terhadap Kesuburan tanah dan tanaman yang kedepannya tanaman kopi dapat tumbuh sehat dan hasilnya maksimal diharapkan produksinya meningkat. (Tri Lestari, SP_PPL Jumo)