Loading...

Geliat Percepatan Tanam Padi Di Tengah Pandemi Covid 19 Di Daerah Endemik Hama Tikus

Geliat Percepatan Tanam Padi Di Tengah Pandemi Covid 19 Di Daerah Endemik Hama Tikus
Senin 29 Juni 2020 merupakan hari bersejarah di Nagari Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, dimana pada hari itu dilakukan penanaman perdana padi sawah untuk Musim Tanam kedua di tahun 2020 yang dihadiri oleh Bapak Nasrul Abit selaku Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Ibu Emma Yohana selaku anggota DPD RI. Percepatan Tanam Nagari Talu ini memutus kebiasaan tanam satu kali dalam setahun, dan merubah mindset petani yang selalu beranggapan bahwa “tanam pada musim tanam kedua selalu gagal, karena serangan tikus selalu merusak padi petani dalam jumlah luasan yang tidak sedikit dalam waktu singkat”. Percepatan tanam ini merupakan buah dari kerjasama yang sangat luar biasa antara Pucuk Adat Nagari Talu dr. Fadlan Maalif, SKM Tuanku Bosa ke XIV yang tak pernah berhenti memikirkan cucu kemenakannya yang mengandalkan sawah sebagai sumber penghidupannya yang semakin sulit di masa pandemi COVID 19 ini, Pemerintahan Nagari Talu yang sudah menggunakan anggarannya untuk pembangunan pertanian nagari Talu, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat yang selalu mendorong Penyuluhnya di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Talamau untuk selalu mendampingi petani dan memotivasi petani agar mau melaksanakan percepatan tanam pada musim tanam kedua in, dan tentunya petani yang tak pernah berhenti berusaha menghasilkan beras “Mundam” (khas Talu) yang mempunyai citarasa tersendiri, sehingga Petani di Nagari Talu sepakat akan melakukan percepatan tanam ini dengan luasan lebih dari 350 Ha secara serentak. Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) kecamatan Talamau Yuzirwan, SP menuturkan “intensitas kerusakan akibat serangan hama tikus bisa mencapai 75 persen (puso) dalam musim tanam II dari total pertanaman Padi, diharapkan dengan adanya tanam serentak ini bisa mengurangi serangan hama tikus dilanjutkan dengan pengendalian bersama berupa gropyokan, pemasangan umpan racun tikus dalam tabung bambu, pengemposan lobang tikus dengan belerang serta pembersihan gulma di sekitar area persawahan”. Semangat dan keyakinan petani yang selalu didorong oleh Penyuluh Pertanian melalui kegiatan penyuluhan rutin dan juga dukungan dari kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project) yang melibatkan Penyuluh, Staf Lapangan IPDMIP dan Petani, dukungan Pihak Pemerintahan Nagari dan Kecamatan diapresiasi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat dengan membawa buah tangan berupa Alsintan yang diberikan kepada Kelompok Tani Mulia Munggu Cengkeh yang berperan sebagai kelompok penggerak percepatan tanam ini. Dalam acara tersebut Bapak Sukarli, S.Pt, M.Si selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat juga memberikan Piagam penghargaan kepada Camat Talamau sekaligus komandan Kostratani Nur Fauziah Zein yang sangat peduli terhadap pembangunan pertanian di tingkat kecamatan, hadiah serupa juga diberikan kepada Camat Gunung Tuleh dan Camat Luhak Nan Duo. Penghargaan atas Prestasi menunjang Plakat sawah Talu Sinuruik melalui percepatan turun kesawah 2 kali setahun juga diberikan oleh Tuanku Bosa ke IV kepada Sudro Hakimi, S.PdI sebagai Wali Nagari Nagari Talu. Harapan besar tertumpang pada acara ini, semoga percepatan tanam ini membangkitkan semangat Nagari/Desa lainnya untuk turut melaksanakan percepatan tanam pada Musim Tanam kedua pada tahun ini. Tugas beratpun sudah menanti untuk melaksanakan pengawalan hingga panen bagi Penyuluh Pertanian di Kecamatan Talamau. Oleh : Roni Eka Putra, SP - Penyuluh Pertanian Ahli Pertama (BPP Kec. Talamau)