Loading...

Genjer Tanaman Sela Bernilai Ekonomis

Genjer Tanaman Sela Bernilai Ekonomis
BPP Kota Agung Timur: Senyum sumringah Eliyati (41) sambil memotong daun genjer muda saat ditemui penyuluh pagi ini (14/06). "Allhamdulillah lumayan pak untuk tambahan beli gula," ujarnya sambil asik tangannya memainkan pisau. Istri dari Sakyan (46), Petani asal Desa atau Pekon Tanjung Jati Kecamatan Kota Agung Timur ini menjelaskan sudah beberapa kali metik atau panen genjer sebagai tanaman sela padi. "Sudah empat kali petik, sekarang umur padi sudah setengah bulan pak," terangnya sambil mengikat tanaman genjer hasil petiknya. Dari hasil panen genjer Eliyati menjualnya ke warung warung tetangga. "Dapat lima puluh ikat, perikatnya dijual seribu rupiah," jelasnya. Genjer dengan bahasa latinnya Limnocharis flava merupakan tumbuhan liar yang hidup di daerah perairan atau rawa. Biasanya tumbuhan ini tumbuh berdampingan dengan tumbuhan liar_eceng gondok (Eichhornia crassipes). Namun hasil pantauan Penyuluh banyak petani di desa ini menanamnya sabagai tanaman sela atau pendamping tanaman padi. Menurut Elyati budidaya genjer sebagai tanaman pinggir padi sangat mudah. “kita cari bibit anakan atau tunasnya, langsung ditanam aja pada pinggir sawah,” terangnya. Selain keuntungan materi dan peningkatan gizi keluarga, flower rush nama internasionalnya bermanfaat untuk tanaman refugia. Yaitu tanaman yang menghasilkan warna bungan terang dan cerah. Bunga ini akan mengundang kumbang kumbang predator yang berperan menjaga tanaman padi petani dari serangan hama seperti wereng dan ulat. Sebagai pemangsa! Oleh Roni Sepriyono/ PPL Kota Agung Timur