Loading...

GENJOT PRODUKSI PERTANIAN, KADIS TANAKBUN KAB. MAJENE TERJUN LANGSUNG MOTIVASI PETANI

GENJOT PRODUKSI PERTANIAN, KADIS TANAKBUN KAB. MAJENE TERJUN LANGSUNG MOTIVASI PETANI
Berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Majene telah dilaksanakan untuk mendorong peningkatan produksi pertanian dan pendapatan petani. Para petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian terus didorong dan didukung agar tetap fokus dan konsisten dalam melaksanakan kegiatan usaha tani. Sebagaimana slogan Majene MP3 (Majene Proaktif, Produktif dan Profesional) Demi tercapainya hal tersebut Burhan Usman, S.Pt, MMA (Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Majene) tidak mengenal hari libur. Minggu, 11 Oktober 2020 digunakan untuk berkunjung ke Kecamatan Malunda bertemu dengan para petani. Pada kesempatan ini ada beberapa Kelompok Tani sebagai sasaran kunjungan. Kelompok Tani Mekar Sari di Desa Maliaya Kecamatan Malunda memperoleh kesempatan pertama. Beberapa kendala yang dialami para petani disampaikan kepada Kepala Dinas. Keterbatasan alsin berupa traktor menjadi faktor penghambat petani tidak serentak menanam padi. Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas secara langsung meminta jajarannya agar tahun depan dapat mengalokasikan traktor di Kelompok Tani Mekar Sari. Pada kesempatan yang sama turut hadir Masri, S.Pd (Kepala Desa Maliaya). Hal yang diungkapkan adalah pengadaan sarana irigasi agar petani dapat tanam padi 2 kali dalam satu tahun. Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah Desa meminta dukungan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kab. Majene. Permintaan tersebut ditanggapi langsung oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan (Muh. Syafri, SP) bahwa untuk pengadaan sarana irigasi dapat dilaksanakan sepanjang terdapat sumber air. Sumber penganggaran bisa sharing antara Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kab. Majene dan Pemerintah Desa Maliaya. Kunjungan selanjutnya di Kelompok Tani Bura Dolong Kel. Malunda. M. Yadul sebagai Ketua Kelompok Tani mendapatkan fasilitasi benih jagung hibrida sebanyak 5 kg. Benih tersebut akan segera ditanam pada lahan seluas 3.000 m². Untuk mempertajam maksud kunjungan tersebut Kepala Dinas menyempatkan diri meninjau areal pertanaman cabe merah sekaligus berdiskusi dengan para petani. Di akhir kunjungan Kepala Dinas menegaskan bahwa kegiatan kunjungan langsung ke petani akan terus diinstensifkan dalam rangka memacu produksi pertanian. Memperkuat kinerja para penyuluh di lapangan. Memfasilitasi kebutuhan para petani termasuk membangun kemitraan dengan pihak swasta agar pembangunan pertanian dapat berjalan dan berkontribusi positif dimasa pandemic covid 19 ini (AR2)