Loading...

Gerakan Bersama Pengendalian Opt Padi Ditengah Pandemi Covid 19

Gerakan Bersama Pengendalian Opt Padi Ditengah Pandemi Covid 19
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bulupoddo merupakan salah Lembaga Penyuluhan Pertanian tingkat Kecamatan yang berada dalam wilayah Kecamatan Bulupoddo yang terdiri dari 7 (tujuh) Desa yang dibina oleh 6 (Enam) Orang Penyuluh Pertanian yaitu Safrullah,SP.,MP (selaku Koord. BPP/ Penyuluh Desa L. Riattang), Muslimin,SP,M.Si (selaku Supervisor/Penyuluh Desa L.Riaja), Bulan Parja,SP (selaku Programmer/Penyuluh Desa Duampanuae), Salama, SP (Penyuluh Desa Tompobulu dan Desa B.Tellue), A.Alwatiah Asapa (Penyuluh Desa L.Riawang) dan Rajemawati,SP (Penyuluh Desa Lappaccinrana), Imran Syam,SP.,M.Si (Pembina BPP Bulupoddo), Pudding (Koordinator POPT/PHP), Abd.Hakim,SP.MP (Petugas POPT/PHP). Kecamatan Bulupoddo merupakan salah wilayah yang ada di Kab. Sinjai yang memiliki Potensi Sawah dengan luas wilayah Binaan khususnya Sawah (Padi) seluas 2.535 Ha, dengan Jumlah Kelompok Tani Binaan sebanyak 158 Buah dengan Jumlah Anggota Kelompok Tani Defenitif sebagai Petani/Pelaku Usaha Tani Padi sebanyak 4.300 KK. Tingkat Produktfitas yang dicapai petani selama ini masih relatih rendah yaitu antara 4 – 5 Ton/Ha, bahkan masih ada lahan sawah yang mencapai produktifitas sekitar 2-3 Ton/Ha. Salah satu kendala utama rendahnya produktifitas padi yang dicapai adalah disamping lahan sawah berstatus tadah hujan, juga karena kondisi lahan yang memiliki struktur tanah yang kurang subur bahkan bertektur pasir dan berbatu. Kendala utama yang lain yang sering dihadapi petani adalah kekeringan akibat musim kemarau dan tingginya tingkat serangan OPT Padi pada waktu musim tertentu yang mengakibatkan terjadinya penurunan produksi bahkan puso. Pada tahun 2020 tepatnya di Musim Tanam April September 2020 yang bertepatan dengan Pandemi Covid 19 atau penyakit Corona yang mewabah diseluruh dunia termasuk Kab.Sinjai yang mejadikan petani merasa cemas karena himbauan untuk tetap dirumah sehingga aktifitas sebagian petani berkurang diluar rumah. Bertepatan dengan kondisi ini pula Jenis Usahatani Padi yang digeluti petani mengalami suatu masalah yang cukup kompleks yaitu adanya serangan Hama dan Penyakit pada tanaman Padi yang cukup tinggi di Kec. Bulupoddo. Berdasarkan hasil Pemantauan Penyuluh dan laporan Kelompok Tani/Petani bahwa hampir semua lokasi tanaman padi milik petani terjadi serangan Hama Penyakit khususnya pada lokasi yang menanam lebih awal. Jenis OPT Utama yang menyerang tanaman padi diantaranya yaitu Hama Tikus, Penggerek Batang dan Penyakit Blas dan Kresek. Menyikapi hal tersebut maka saya selaku Koordinator BPP Bulupoddo bersama Tim Penyuluh dan Staf BPP melakukan Pertemuan di BPP untuk membicarakan strategi yang harus ditempuh ditengah Pandemi Covid 19 guna membantu Petani Padi dalam mengendalikan serangan OPT Padi yang cukup tinggi hamper disemua wilayah kec. Bulupoddo, dalam Pertemuan disepakati akan melakukan Strategi Pengendalian OPT Padi disemua lokasi padi yang terserang dengan nama Gerakan Bersama Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Padi oleh TIM Work BPP Bulupoddo yang didalamnya terdiri dari Penyuluh Pertanian, Mantri Tani, Pembina BPP Bulupoddo/Fungsioanal Penyuluh Kabupaten dan Petugas POPT/PHP Kec. Bulupoddo. Untuk mensukseskan kegiatan tersebut maka saya selaku Koordinator BPP Bulupoddo menyurat secara resmi kepada Dinas TPHP Kab.Sinjai untuk meminta bantuan Obat-Obatan sebagai sarana pengendalian dan mendapatkan sedikit bantuan obat-obatan untuk simulasi pengendalian. Agar kegiatan yang dilakukan ini mendapat dukungan penuh dari pihak yang berwenang perihal POPT maka kami menyurat secara resmi kepada Kepala IP3OPT Wil. III Bulukumba untuk melakukan kunjungan lokasi sekaligus melakukan Gerakan Bersama Pengendalian OPT Padi pada lokasi yang terserang. Berkat kerjasama ini pada kunjungan hari pertama yang dilaksanakan di Desa Lappaccinra Gerakan ini di damping langsung oleh Bpk.H.Hasan Basri,SP (Kepala IP3OPT Wil.III Bulukumba) sekaligus beliau memberikan bantuan Obat-obatan untuk dipergunakan dalam kegiatan tersebut maupun pada semua lokasi desa lainnya. Pada beberapa lokasi kegiatan selain TIM Work BPP Bulupoddo yang turut hadir juga dalam Gerakan ini diantara yaitu Ibu Hj. Chadijah Razak,SP (Koord. Fungsional Penyuluh Kab.Sinjai), Hasrawati,SP.,MP (Anggota Fungsional Penyuluh Kab.Sinjai) yang menghadiri Gerakan pada lokasi Desa L. Riawang dan Desa L. Riattang. Berdasarkan setiap hasil laporan penyuluh dan kelompok tani yang masuk maka Tim Work BPP Bulupoddo melakukan Gerakan Bersama Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Padi ini dilaksanakan pada semua lokasi padi yang terserang pada 7 (tujuh) Desa, berkat antusiasme penyuluh dan kelompok tani yang memberikan laporan tersebut sehingga secara bersama-sama Tim Work BPP Bulupoddo bersama Petugas POPT /PHP Kec. Bulupoddo yang memiliki semangat kerjasa sama yang baik sehingga Tingkat Serangan Hama Penyakit pada Tanaman Padi dapat dikurangi dan ditekan seminimal mungkin. Atas kerjasama ini saya selaku Koordinator BPP Bulupoddo menyampaikan Apresiasi dan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam gerakan tersebut. Walaupun kami menyadari bahwa Gerakan ini tidak dapat sepenuhnya mengendalikan tingkat serangan OPT Padi yang terjadi di kec. Bulupoddo namun setidaknya kami TIM Work BPP Bulupoddo telah melakukan upaya untuk hadir mengurangi keresahan petani ditengah Pandemi Covid 19 yang melanda Negeri tercinta ini Wassalam SAFRULLAH,SP.,MP/KOORD. BPP BULUPODDO