GERAKAN KETAHANAN PANGAN BERSAMA TNI-AD DITENGAH PANDEMI COVID 19 Pangan merupakan kebutuhan hidup manusia dan mahluk hidup lainya dimuka bumi ini yang harus senantiasa tersedia setiap saat untuk kelangsungan hidup kita semua. Kebutuhan akan Bahan pangan setiap harinya kian bertambah sejalan dengan lajunya pertumbuhan penduduk yang tidak dapat dibendung. Apalagi di tengah Wabah Pandemi Covid 19 di Negara kita ini yang menyebabkan lumpuhnya perekonomian, dan pengaruhnya kepada segala aspek kehidupan. Bidang usaha lain boleh saja lumpuh, pekerjaan lain boleh saja dihentikan, segala aktivitas boleh saja dibatalkan Namun satu yang tidak bisa berhenti yakni “ PANGAN “ yang semua orang memerlukan. Dalam rangka mendukung Ketahanan Pangan diWilayah Kabupaten Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian di Desa Parit I Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis, Melaksanakan Penanaman Jagung Hibrida seluas 1 Ha. Penanaman Jagung ini sebagai wujud dari komitmen Para Pejuang (Tentara/TNI Angkatan Darat) untuk tetap memberikan kontribusi dalam bidang pangan demi mendukung ketersediaan Pangan Nasional dalam situasi Pandemi Wabah Covid 19 yang disebabkan oleh virus Corona. Kegiatan ini tidak terlepas dari kerjasama dan Pendampingan dari Petugas Penyuluh Pertanian (SUKANTO, SP) yang memberikan bimbingan secara teknis dilapangan. Kegiatan ini diawali dari Koordinasi antara Pasiter Kodim Kapten ISNANU dengan Dinas Pertanian Kbaupaten Bengkalis, diteruskan kepada Petugas Lapangan diKecamatan Bandar Laksamana, dimana secara bersamaan sedang dipersiapkan Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang di pusatkan di Desa Temiang. Selanjutnya pada tanggal 11 Mei 2020 dilakukan survey lokasi bersama Tim Kodim 0303 Bengkalis dengan Petugas Penyuluh Pertanian untuk menentukan lahan yang paling sesuai untuk dijadikan areal pertanaman jagung ini. Setelah dipilih lokasi yang cocok dengan pertimbangan antara lain : Lahan lebih tinggi sehingga bila hujan tidak kebanjiran, kondisi tidak terlalu semak belukar, dan tidak jauh dari pemukiman masyarakat. Pada tanggal 14 Mei 2020 langsung dilakukan pembersihan lahan dengan mesin babat, dilanjutkan dengan Pengolahan tanah menggunakan Traktor Roda 4. Tanah dibajak menggunakan bajak piringan, dilanjutkan dihaluskan dengan rotari, sehingga tanah menjadi gembur dan rata. Setelah selesai pengolahan tanah bebarengan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 H maka lahan diistirahatkan beberapa hari. Pada tanggal 27 Mei 2020 dilakukan Penanaman Jagung Hibrida Bisi 2 dengan Jarak Tanam 30 x 70 cm, dengan sistem tugal dan penanaman 2 biji per lubang, pekerjaan dilakukan oleh Anggota TNI-AD tanpa kenal lelah bersama Petugas Penyuluh Pertanian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni : Memakai Masker dan Physical Distancing. Kegiatan Penanaman Jagung ini tentunya diharapkan dapat menjadikan contoh dan motivasi kita semua akan pentingnya peran dan usaha didalam menghadapi Pandemi Covid 19 saat ini. Sealin itu tentu hasilnya nanti bisa memberikan sumbangsih bagi ketersediaan bahan pangan khususnya Jagung, baik untuk olahan bahan pangan bagi manusia maupun bahan pakan bagi ternak yang membutuhkan. Bapak Letda YAN selaku koordinator Lapangan terus menyampaikan bahwa Bahwa Jagung juga merupakan Bahan Makanan Pokok disebagian Daerah diIndonesia, jadi harus terus kita kembangkan dan hasil produksinya dapat membantu ketersediaan pangan. Sementara menurut Petugas Penyuluh Pertanian SUKANTO, SP bahwa kegiatan ini sangat baik dan harus terus dilanjutkan, kemitraan antara TNI-AD dan Pihak Pertanian. Selain memberikan wahana pembelajaran bagi para petani disekitar Desa, dimana mereka hanya menggunakan lahanya setahun sekali untuk menanam padi, dengan adanya aksi ini akan mencontohkan pola pergiliran tanaman antara padi dan jagung, sehingga lahan tidak terbengkalai dan memberikan nilai tambah penghasilan tentunya. Bandar Laksamana, 31 Mei 2020 Penulis : Sukanto, SP Penyuluh Pertanian Kecamatan Bandar Laksamana