Loading...

GERAKAN LANSIA PEDULI KELOR

GERAKAN LANSIA PEDULI KELOR
Kepala Bidang Perkebunan Ir. Abraham Y Letik, MSI, didampingi Kepala Bidang UPR Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Stef Manong Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia Nusa Tenggara Timur, Drs. Vincentius S Medi Sera M.SI. Koordinator Lanjut Usia Nusa Tenggara Timur Felix Pareira Camat Kupang Barat Yusak A Ulin, S.Sos. Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Carles, bersama Tim Kusus Pokja Kelor Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, kamis 19 maret 2020 mengunjungi lokasi Lansia gerakan peduli kelor di dusun Bone Ana 2, Desa Oematnunu Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Dalam arahan, Abraham memberi apresiasi atas semangat kepada para Lanjut usia yang dengan semangat menyambut baik program pengembangan kelor di Dusun Bone Ana 2. Abraham mengatakan, kelor merupakan program utama Gubernur Nusa Tenggara Timur, dengan tujuan meningkatkan populasi dan produksi daun dan biji marungga, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, mengatasi stanting, meningkatkan pendapatan melalui produk olahan marungga. Di tengah para lansia pencinta kelor, Abraham mengatakan, daun marungga mengandung semua unsur asam amino (essensial) yang sangat penting bagi kesehatan. Daun Marungga mengandung polyphenol yang tinggi, berfungsi sebagai antioksida yang bermanfaat untuk mendetoksifikasi tubuh manusia sehingga akan meningkatkan system kekebalan tubuh dan mencegah gizi buruk. Abraham mengatakan berkaitan dengan bantuan pemerintah di bidang pertanian, sudah mulai diterapkan di Kememterian Pertanian semua jenis kegiatan paling tidak POKTAN penerima bantuan harus masuk ke dalam data SIMLUHTAN, kalau belum masuk ke dalam data SIMLUHTAN bantuan tidak bisa direalisasikan, tegas Abraham. Koordinator Gerakan Lansia Peduli Kelor Nusa Tenggara Timur, Felix Pareira mengatakan, ketika kita memasuki lanjut usia kita harus bersukur karena kita masih sehat. Dikatakan sehat bukan dari makan saja tetapi kita harus bersih hati, bersih pikiran, menjaga pola makan dan menjaga mulut. Felix mengatakan komisi ini hadir untuk mengurus lanjut usia yang produktif dan mendukung program pemerintah melalui, Lansia Peduli Kelor, Lansia peduli sampah. Hal ini dimaksudkan untuk memberi pembelajaran/contoh kepada yang muda bahwa yang tua saja aktif bekerja anak muda harus lebih semangat bekerja lagi. Dikatakan pengembangan kelor didusun Bone Ana 2 pada prinsipnya kelompok lanjut usia sangat mendukung, namun lokasi harus dipagar, mengingat banyak ternak yang berkeliaran, sehingga program dari komisi daerah lanjut usia Nusa Tenggara Timur untuk mengembangkan kelor di Desa Uematnunu Dusun Bone Ana 2 dapat berhasil. Oleh: Bonefasius Rangga, S.ST. Penyuluh Pertanian Madya Provinsi NTT