Loading...

GERAKAN OKULASI KARET DI KABUPATEN SIJUNJUNG

GERAKAN OKULASI KARET DI KABUPATEN SIJUNJUNG
Pelatihan Gerakan Teknologi Okulasi Karet Tahun 2015 diselenggarakan pada beberapa Kecamatan di Kabupaten Sijunjung. Kecamatan Kamang Baru menjadi yang terakhir tempat dilaksanakannya pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari yakni pada hari Selasa dan Rabu tanggal 9 - 10 Juni 2015. Pelatihan dilaksanakan di Kantor UPTB-BPK Kecamatan Kamang Baru dengan menghadirkan peserta pelatihan sebanyak 25 orang petani yang sebagian besar kelompoknya mendapatkan bantuan bibit entres dan batang bawah karet pada tahun 2014. Narasumber dalam pelatihan ini yakni Muhadiris, SP.MM, Syafrialdi, SP, M. Iwan K., SP, dan Syaipul, SP. Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2015. Pelatihan gerakan teknologi okulasi karet ini bertujuan untuk menggerakkan petani karet dalam mengembangkan bibit okulasi karet sebagai bahan tanam pada setiap kebun-kebun karet petani. Selain itu juga memberikan pengetahuan dan kemampuan bagi peserta untuk dapat melakukan pembibitan okulasi karet sendiri baik digunakan untuk pribadi maupun untuk dikembangkan dalam kelompok penangkar pembibitan karet. Peserta pelatihan diberikan pengetahuan mulai dari analisa usahatani, persiapan lahan pembibitan, persiapan bibit entres, persiapan batang bawah karet, tehnik okulasi karet, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta praktek okulasi karet di lapangan. Panitia pelatihan juga memberikan bahan pelatihan berupa pisau okulasi kepada setiap peserta yang akan digunakan pada saat praktek okulasi di lapangan. Sebagian besar petani di Kabupaten Sijunjung menggantungkan hidupnya dalam berusahatani karet dan pada umumnya merupakan kebun-kebun karet tua yang bukan berasal dari bibit okulasi. Tanaman karet yang berasal dari bibit okulasi dapat berproduksi lebih cepat dengan produktivitas lateks lebih tinggi dibandingkan bibit yang berasal dari biji. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh petani di Kabupaten Sijunjung dalam menggunakan bibit okulasi karet untuk mendapatkan produksi lateks yang tinggi sehingga memberikan pendapatan dan kesejahteraan bagi keluarga mereka. (M. Iwan K., SP)