Seiring perkembangan zaman tujuan usahatani padi saat ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga tapi telah beralih ke agribisnis dimana petani padi telah mulai berpikir bagaimana meningkatkan produksi dan pendapatan. Salah satu faktor pendukung meningkatnya produksi adalah dengan melakukan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT).Agar Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) dapat terlaksana dengan baik diadakanlah Gerakan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) di Kecamatan X Koto Singkarak yang dilaksanakan pada hari Selasa, 18 April 2017 di Sekretariat kelompoktani Setia Budi Rimbo Panjang Jorong kapuah Nagari Sumani yang dipandu oleh Bapak Burhan, SP (Ketua kelompok pangan BPTPH Sumbar) mewakili Kepala BPTPH, dan dihadiri oleh Bapak Ir. Sabarudin (Kepala Laboratorium Hama Penyakit Kabupaten Solok), Wardi S, Salman, Editia Murpi, SP (PHP), Bapak Siswanto (Wakil Danramil Kec. X Koto Singkarak), Bapak Mawardi (Kasubag TU UPT Pertanian Kec. X Koto Singkarak), Ibuk Yuslimar, SP (Koordinator Penyuluh Kec. X Koto Singkarak), Bapak Rismet (Kasi ekonomi, pembangunan dan keuangan Nagari Sumani mewakili Bapak Wali Nagari Sumani), Eri Dalifto, Selvi Yusdian, Yunizarti, Rosnelly, Darmayana DS, dan Risfa Nauli Hsb, SP (PPL lingkup wilayah Kec. X Koto Singkarak). Peserta kegiatan ini berjumlah 150 orang gabungan dari 3 kelompoktani yaitu kelompoktani Setia Budi dan Kelompoktani Hamparan Saiyo Nagari Sumani serta kelompoktani Kuok Saiyo Nagari Singkarak.Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) ini mulai dari melaksanakan budidaya tanaman sehat, tanam serentak, pengamatan, memanfaatkan musuh alami dan melakukan pengendalian yang aman bagi lingkungan dan kesehatan, menggunakan pestisida secara tepat agar tidak terjadi ledakan hama penyakit karena hama penyakit yang tahan terhadap pestisida yang tidak tepat.