GERAKAN PENGENDALIAN (GERDAL) ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT) PADA TANAMAN JAGUNG DI POKTAN TUNAS MUDA DESA WURE - KECAMATAN ADONARA BARAT- KABUPATEN FLORES TIMUR PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Rabu 27 November 2019 Penyuluh Pertanian Lapangan Pada BPP Waibelen Kecamatan Adonara Barat beserta Petugas Pengawas Hama, penyakit Pada Tanaman dari Kabupaten dan petugas dari propinsi, melakukan pengendalian ulat grayak pada tanaman jagung di Kelompok Tani Tunas Muda Desa Wureh Kecamatan Adonara Barat Kabupaten Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan Ini dihadiri juga Kepala desa Wure, Pengurus Poktan Tunas Muda beserta anggota Poktan dan petani lain yang memiliki lahan di sekitar hamparan yang terkena serangan ulat grayak. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan teknis dari petugas pengawas hama dan penyakit baik dari Kabupaten dan petugas dari propinsi. Ulat grayak menyerang tanaman Jagung diperkirakan 25 % dari luasan areal tanaman jagung + 2 ha. Penjelasan Teknis dari petugas antara lain menjelaskan tentang bahaya serangan ulat Grayak pada tanaman Jagung, ciri fisik tanaman yang sudah terserang, penggunaan pestisida, takaran pestisida, keamanan dalam melakukan pengendalian. Pada Hari itu juga langsung dilakukan pengendalian oleh beberapa petani pemilik lahan yang terkena serangan ulat grayak.Kegiatan Pengendalian OPT yang menyerang tanaman jagung ini diharapkan dapat menghambatpenyebaran OPT pada tanaman jagung lain yang berada di sekitar tanaman yang terserang, sehingga pada akhirnya petani dapat memperoleh hasil panen yang baik dan menguntungkan petani. Oleh. Stefanus Usenkia, SST Penyuluh Pertanian Pertama PPL BPP Waibelen Kec. Adonara Barat