Loading...

Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat (wbc) Di Desa Pucangarum Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat (wbc) Di Desa Pucangarum Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro
Hama wereng batang coklat (WBC) merupakan hama utama bagi tanaman padi. Keberadaaan hama wereng sangatlah meresahkan bagi petani. Ini dikarenakan serangan populasi hama wereng dipertanaman padi dapat mengakibatkan puso sehingga petani menjadi gagal panen. Hama wereng merusak bagian batang tanaman padi dengan cara menghisab cairan pada batang padi sehingga tanaman menjadi kering dan mati. Hama ini mampu menghasilkan 100-600 butir telur dengan waktu menetas 7-10 hari. Dikarenakan perkembangannya yang sangat cepat, dapat dibayangkan jumlah populasi wereng ini akan semakin banyak jika tidak segera dikendalikan. Selain itu hama wereng juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan baru dengan cepat. Sehingga perlu adanya pengendalian pencegahan diantaranya adalah dengan penggunaan varietas tahan wereng. Pengamatan secara rutin juga perlu dilakukan dipertanaman padi untuk mengetahui keberadaan hama tersebut. Pada bulan juni 2020 merupakan awal tanam padi pada musim pertama di desa Pucangarum Kecamatan Baureno dengan total luas sawah desa sebesar 277 hekter. Saat pertanaman padi umur 25 hst, telah dilakukan pengamatan lapang oleh petani beserta penyuluh dan ditemukannya adanya populasi hama wereng yaitu per rumpunnya sudah melebihi 10 ekor per rumpun. Sebelumnya petani juga telah melakukan penyemprotan secara mandiri. Tetapi keadaan populasi wereng masih banyak ditemukan. Sehingga pihak kelompok tani beserta pemerintahan desa berencana menyelenggarakan gerakan pengendalian secara masal dan serentak. Adapun pelaksanaannya yaitu menyiapkan insektisida yang didapatkan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro kemudian merencanakan kegiatan gerakan pengendalian secara serempak. Pada waktu pelaksanaan pengendalian para petani membawa handspreyer secara mandiri. Hal ini dilakukan agar dapat digunakan secara serentak dan bersama-sama. Kegiatan gerakan pengendalianl ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 25 juli 2020 pukul 07.00 dan diikuti oleh petani desa yang sawahnya terserang WBC. Teknis pelaksanaannya adalah insektisida diencerkan terlebih dahulu sesuai dengan konsentrasi obat didalam wadah atau tong besar kemudian diaduk sampai merata. Setelah itu baru dimasukkan kedalam tangki spreyer masing-masing petani kemudian ditambahkan air hingga tangki terisi penuh dan siap untuk disemprotkan secara serentak. Oleh Nety Setianingtyas,SP. PPL kecamatan Baureno