GERAKAN MEMBANGUN KAMPUNG BERCAHAYA ( GERBANG KACA ) KAMPUNG GORAS DISRIK MBAHAMDANDARA KABUPATEN FAKFAK Agenda prioritas pembangunan pertanian adalah untuk mewujudkan kedaulatan pangan, agar Indonesia sebagai bangsa dapat mengatur dan memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara berdaulat dalam bentuk kemampuan bangsa untuk mencukupi kebuuhan pangan dari produksi dalam negeri, mengatur kebijakan pangan secara mandiri, serta melindungi dan mensejahterakan petani sebagai pelaku utama usaha pertanian pangan. Dalam rangka meningkatkan kontribusi di sektor pertanian terhadap pembangunan nasional, Kementerian Pertanian telah menetapkan 4 (empat) sukses pembangunan pertanian, yaitu : ( 1 ) pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan, (2) peningkatan diversifikasi pangan, (3) peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor, dan (4) peningkatan kesejahteraan petani.Untuk mewujudkan 4 (empat) sukses pembangunan pertanian tersebut, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, andal serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan dan organisasi bisnis sehingga pelaku pembangunan pertanian mampu membangun usaha dari hulu sampai ke hilir yang berdaya saing tinggi dan mampu menerapkan prinsip pembangunan pertanian berkelanjutan.Kabupaten Fakfak yang sebagian masyarakatnya hidup dari sektor pertanian tetapi cara bercocok taninya masih bersifat tradisional dan perladangan berpindah. Oleh sebab itu produktivitas hasil pertanian masih rendah dan tingkat kesejahteraan petani juga rendah. Dari permasalahan tersebut, maka pemerintah daerah melalui program Gerbang Kaca berupaya membangun sumber daya manusia pertanian yaitu petani yang terberdaya, maju dan mandiri yang pada gilirannya dapat meningkatkan produksi, produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani dan keluarganya. Untuk maksud tersebut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak membuat suatu kegiatan berupa Kemah Kerja yang berorientasi kepada sekolah lapang dimana petani langsung mendapat keterampilan dan pengetahuan bahkan praktek dilahan pertanian. Cara seperti ini membuat petani termotivasi untuk mengembangkan pertaniannya dengan sistem budidaya yang benar. Tujuan daripada Kemah Kerja Gerbang Kaca adalah untuk memberdayakan masyarakat menjadi maju dan mandiri melalui metode sekolah lapang bagi petani dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi petani mulai dari tahap olah tanah, pembuatan bedengan, pembuatan pesemaian, penggunaan tanah humus, pembuatan koker sampai pada tahap penanaman dengan penerapan teknologi.Sasaran daripada diklat tersebut adalah para kelompok tani dan penyuluh pertanian.Kemah kerja dalam rangka mendukung gerbang kaca yang berlokasi di Kampung Goras Distrik Mbahamdandara dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dengan kegiatan sebagai berikut :a. Melakukan olah tanah dengan mempergunakan teknologi yaitu menggunakan jonder dan selama 2 hari kerja petani, penyuluh dan staf dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak dapa mengolah tanah sekitar 6 Hab. Mengingat lahan mempunyai Ph yang sangat rendah yaitu dibawah 7 maka dilakukan penghamburan kapur dolomit untuk menaikkan Ph Tanahc. Pembuatan Pesemaian yang selama ini petani tidak pernah buatd. Pembuatan koker dari bahan yang ada disekitar seperti daun pisang dan gelas plastik bekas air minume. Teknis pembuatan bedengan.f. Penggunaan bibit unggul dan bersertifikasi. Dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan, terjadi transfer pengetahun dan keterampilan dari penyuluh, dan ahli pertanian sehingga diharapkan petani yang dulunya bercocok tanam secara tradisional dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama kegiatan kemah kerja. Sumber : Koleksi Pribadi