Loading...

GERDAL TIKUS

GERDAL TIKUS
PENGENDALIAN HAMA TIKUS Pengendalian tikus pada dasarnya adalah upaya menekan tingkat populasi tikus menjadi serendah mungkin melalui metode dan teknologi pengendalian, sehingga secara ekonomi keberadaan tikus di lahan pertanian tidak merugikan secara nyata. Pelaksanaan pengendalian dilakukan oleh petani secara bersama-sama (berkelompok) dan terkoordinir dengan cakupan sasaran pengendalian dalam skala luas. Strategi pengendalian hama tikus sawah terutama harus dilakukan pada saat populasi tikus masih rendah dan mudah pelaksanaannya yaitu pada periode awal tanam, dengan sasaran menurunkan populasi tikus betina dewasa sebelum terjadi perkembangbiakan. Membunuh satu ekor tikus dewasa pada awal tanam, setara dengan membunuh 80 ekor tikus setelah terjadi perkembangbiakan pada saat setelah panen. Kunci sukses pengendalian hama tikus adalah adanya partisipasi semua petani dan dilakukan secara berkelanjutan serta terkoordinir dengan baik. Pengendalian tikus sawah yang dilaksanakan secara sendiri-sendiri tidak akan mendapatkan hasil yang efektif. Hal tersebut disebabkan oleh mobilitas dari tikus sawah yang tinggi, sehingga daerah yang telah dikendalikan akan segera terisi lagi oleh tikus sawah yang berasal dari daerah sekitarnya (ekologi kompensasi). Beberapa teknik yang dapat dilaksanakan meliputi : a) Tanam dan Panen Serempak, b) Pengaturan Pola Tanam, c) Pengaturan Jarak Tanam/Tata Tanam Legowo, d) Pembersihan gulma, semak, tempat bersarang dan habitat tikus sawah dan e) Pengemposan massal (Fumigasi). SOLIKHIN BPP.NGAMPEL