Loading...

Gerdal Tikus (lagi) di Kecamatan Kedungadem.

Gerdal Tikus (lagi) di Kecamatan Kedungadem.
Gerakan pengendalian hama tikus di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro terus berlanjut. Kalau minggu yang lalu di Desa Ngrandu dan Balongcabe, Rabu (22/1/2020), Tlogoagung dan Megala, Kamis (23/1/2020), gerdal dengan umpan beracun ini dilanjut di Desa Sidorejo, tepatnya di wilayah kelompok tani Sido Rukun, Kamis (30/1/2020). Seperti halnya minggu yang lalu, gerdal hama pengerat ini sinergi antara Petugas POPT-PHP, Korluh, PPL, dan tenaga ahli bawang merah Kecamatan Kedungadem bersama anggota kelompok tani. Rodentisida berasal dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro. Sebelum terjun ke lapangan, Sumaji, PPOPT-PHP dalam arahanya kepada petani menyampaikan tehnik pengendalian tikus secara lengkap seperti di 4 desa minggu lalu. [ Baca juga : Tekan Populasi Tikus, Petugas POPT-PHP, Korluh, PPL Kedungadem Gerdal di 4 Desa] Sementara itu, Suwarto, penyuluh yang membina Desa Sidorejo berharap gerakan pengendalian tikus ini tepat sasaran. "Tikusnya biar jera, yang makan umpan mati, dan yang cuma melewati nyingkrih (menjauh)," katanya singkat, Kamis (30/1/2020). Mursid, ketua kelompok tani Tani Mulyo IV Desa Balongcabe yang seminggu lalu wilayahnya mengadakan gerdal merasa senang, pasalnya serangan tikus di sawah petani mulai berkurang. "Kelompok kami sudah diberi bantuan Rodentisida, alhamdulillah serangan tikus bisa berkurang sampai 60%," katanya sumringah. "Kami mewakili anggota kelompok tani Tani Mulyo IV mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian Bojonegoro atas perhatianya. Juga kepada PPOPT-PHP, Korluh, PPL, tenaga ahli bawang merah Kecamatan Kedungadem, dan semua yang hadir dalam gerdal minggu lalu," sambung Mursid. Oleh Iskak Riyanto, SP- Penyuluh Pertanian Kedungadem Bojonegoro.