Rokan Hilir, 02 Oktober 2020, Suksesnya peningkatan produksi panen padi di wilayah kabupaten Rokan Hilir tentunya menjadi harapan semua kalangan, baik itu pemerintah, maupun petani itu sendiri. sebagai jurus andalan, tentunya petani Rokan Hilir memiliki Prinsip yang Mantap. salah satunya Jurus Gertak Setapa. Gerakan Serentak Semai Tanam dan panen ini merupakan gerakan yang sudah lama digelar, pada masa bimas petani di hadirkan dengan jurus ini agar menciptakan kekompakan sebagai kunci keberhasilan usaha tani, meskipun Program yang sudah cukup lama, Gertak Setapa ini sangat berpengaruh besar terhadap Meningkatnya Produksi Usaha Tani khususnya Budidaya Tanaman padi Sawah satu Kawasan. Petani di Kawasan Kabupaten Rokan Hilir khususnya di Kecamatan Rimba Melintang berpedoman pada Gertak Setapa, hal ini dimulai dari perencanaan Musim Tanam dengan agenda Musyawarah Turun Semai, Kemudian Persemaian yang serentak dengan Komoditi yang sama atau varietas dengan umur genjah antara 95 Hst hingga 115 hst panen. Penanaman padi juga dilaksanakan secara serentak, Pengendalian Hama secara serentak, Hingga musim panen juga dilaksanakan secara serentak. pada kondisi Pasca panen, biasanya dilaksanakan Syukuran panen atau doa Bersama di lokasi persawahan (Masa Pandemi covid 19 ditiadakan) Gertak setapa mmenjadi jurus turun temurun bagi petani di Kabupaten Rokan Hilir Khususnya Kecamatan Rimba Melintang yang menghantarkan Peningkatan Produksi hingga 9,0 Ton/Hektar, dengan Indeks Pertanaman (IP) 250. dengan pola tanam Padi-Padi-Padi. keuntungan mengaplikasi Jurus ini diantaranya: 1. Penamanan terlaksana menjadi serentak, hamparan sawah diolah dalam waktu yang sangat singkat, serta terbinanya kekompakan antara kelompok dengan anggota kelompok tani. 2. Biaya Sarana Produksi lebih murah, karena tersedia dalam waktu yang bersamaan, sepeti Pupuk, Benih dan Saprodi Lainya, 3. Terdieminasinya sarana Alsintan, hingga penerapan teknologi lebih mudah dianjurkan kepetani 4. menekan terjadinya ledakan hama dan penyki Tanaman atau OPT, karena dikelola secara bersama, hama dapat berkurang, pengendalian OPT pun bisa dilaksanakan secara bersama. 5. Proses Pasca panen terstruktur atau terjadwal oleh pengelola UPJA atau Operator Alsintan. 6. Penjualan Hasil panen yang tidak terhambat, hingga harga stabil saat panen Penyuluh Pertanian lapangan Desa Pematang Sikek, Tomiri, Menjelaskan pihaknya lebih mudah dalam pembinaan Kelompok Tani dan Gapoktan jika Usaha Tani dilaksanakan Secara serentak, makanya jurus Gertak Setapa menjadi Andalan dalam Pembinaan. kuncinya adalah memulai Usaha tani dengan perencanaan awal yang ditandai denga Musyawarah Turun Semai yang mwnjadi agenda wajib setiap musim tanam.