Loading...

Giat Petani Cabe Milenial Maesaan di Era New Normal

Giat Petani Cabe Milenial Maesaan di Era New Normal
Giat di sektor pertanian dalam mewujudkan pertanian maju mandiri modern di Desa Tambelang Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan semakin digencarkan. Seirama dengan memulihkan ekonomi pertanian di era new normal saat ini. Digagas Kenny Lembong dan Glen Runturambi sebagai petani milenial menyelenggarakan Kegiatan Farmers Filed Day (FFD) dengan menggandeng PT. East West Seed – Cap Panah Merah. Kegiatan FFD ini dihadiri oleh perwakilan petani milenial dari kecamatan Maesaan dan Ranoyapo Kab. Minahasa Selatan. Diharapkan dari kegiatan ini, akan tumbuh para petani muda yang melihat pertanian sebagai ladang bisnis menguntungkan. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan tanam dan panen perdana cabai Kriting Var. Lado F1 oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara Ir. Novly Wowiling, M.Si. Dalam sambutannya, Kepala Dinas mengapresiasi dan memotivasi para petani milenial agar pertanian harus terus bergerak bahkan usahatanianya dikelola secara profesional dengan menerapkan prinsip kewirausahaan sehingga memperoleh keuntungan berlipat ganda. Dengan kehadiran Kepala Dinas, membuat tren positif dan semangat bagi pengembangan kawasan cabai kriting di Kecamatan Maesaan Tak lepas dari tangan dingin kerjasama kedua penyuluh Maikhel Dawid, SST. Sebagai PPL dan Farid Istiaji, SP. Sebagai Penyuluh swasta yang selalu berbagi ilmu dengan petani yang ada di Desa Tambelang sehingga membuat desa ini menjadi sentra penghasil cabai kriting. Dari segi luas lahan, hanya dalam kurung waktu tahun 2019 sampai saat ini luas areal cabai kriting meningkat mencapai 10 ha, yang sebelumnya hanya 0,2 ha. Hal ini juga tak lepas adanya dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Selatan yang sudah memfasilitasi petani dengan memberikan bantuan sarana produksi baik benih cabai, pupuk organik padat dan cair serta Mulsa Plastik pada tahun yang lalu. Penulis, Maikhel Dawid, PPL Kecamatan Maesaan