Gotong Royong Percepatan Tanam Di Daerah Irigasi Munggu
Daerah Irigasi Munggu dengan luas lahan sawah keseluruhan 866,70 Ha terdiri dari subak Cemagi Let, Subak Munggu, Subak Cemagi Anyar, Subak Munggu Tegallantang dan Subak Kedungu bersatu padu melaksanakan percepatan tanam untuk dapat menjaga ketersediaan pangan di desa dan berusaha membantu ketersediaan pangan khusunya beras di Kabupaten Badung di tengah pandemic covid 19. Sebanyak lima pekaseh yang ada di DI Munggu bersepakat memulai penanaman padi pada Tanggal 28 Mei 2020. Untuk itu dilaksanakanlah kegiatan gotong royong di masing-masing Subak, salah satu kegiatannya adalah membersihkan saluran irigasi, menambal saluran irigasi yang bocor sehingga nantinya air dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Di subak Cemagi Anyar kegiatan gotong royong dilaksanakan pada hari Minggu Tanggal 26 April 2020 yang mana petani membersihkan saluran irigasi yang ada di Munduk Tingkih. Pada kesempatan tersebut Bapak Perbekel Munggu, I Ketut Darta masih menyempatkan waktu untuk bertemu dengan petani sebelum acara penyerahan sembako dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak covid 19 di Kabupaten Badung yang dihadiri oleh Bapak Bupati Badung beserta Perbekel se Kabupaten Badung. Perbekel Munggu menyampaikan ke petani di masa pandemic Covid 19 masyarakat harus mentaati aturan menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa kecuali, menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar individu (social/physical distancing), secara sukarela bergotong royong membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya dan menetapkan perilaku hidup bersih. Kegiatan yang dilaksanakan dari dana Desa untuk Tahun 2020 sementara ini diarahkan untuk gerakan penanggulangan covid 19 dan diharapkan masyarakat dapat memakluminya. Pekaseh Subak Cemagi Anyar menyampaikan varietas padi yang akan digunakan adalah Ciherang, sedangkan untuk pupuk Urea dan NPK Phonska sudah dikoordinasikan oleh PPL ke pengecer (UD. Lisa) untuk pengadaannya. Diharapkan petani dapat bersama-sama melakukan kegiatan gotong royong untuk percepatan tanam dengan saling membantu dan menghidupkan kembali sekaa tanam sehingga penanaman di seluruh subak dapat dilakukan selama + 2 minggu. Pekaseh juga mengharapkan petani dapat bersama-sama memelihara saluran irigasi yang ada sehingga nantinya air dapat dipergunakan dengan optimal. Sri Nurhudiah PP Madya, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung