Pada bulan Maret 2020, dilaksanakan gropyokan pengendalian OPT (penangkapan tikus) pada kegiatan Perlindungan dan Pengendalian Tanaman Pangan dari serangan OPT dan DPI tahun 2020 oleh Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini dilaksanakan atas keluhan munculnya tikus dalam jumlah banyak, dari masyarakat dan petani yang tergabung dalam kelompok tani di 3 desa. Atas koordinasi antara POPT, Penyuluh WKPP dan juga Kepala Desa Rantau Karau Tengah (Muhammad Saderi, S.Psi.I), Kepala Desa Rantau Karau Raya (M. Syahid, S.Psi.I) dan Kepala Desa Rantau Karau Hilir (Gajali Rahman) bersama dengan petani, disepakati kegiatan gropyokan akan dilaksanakan di bulan Maret 2020 (sebelum musim tanam tiba). Mengingat tikus dapat menyerang tanaman padi dari fase vegetatif maupun generatif, perlu segera dijadwalkan kegiatan gropyokan tikus secara serempak untuk mengurangi kerusakan dan kerugian dari serangan hama tikus dengan memperhatikan perilaku habitatnya sehingga dapat mencapai sasaran. Kegiatan ini di awali dengan dilaksanakannya persiapan gropyokan oleh POPT Kecamatan Sungai Pandan bersama dengan Penyuluh WKPP pada hari Minggu pagi tanggal 22 Maret 2020 dengan membuat racun tikus dengan bahan dasar beras dan racun merk Kovinplus di 3 desa, tepatnya di Balai desa Rantau Karau Tengah, Balai desa Rantau Karau Raya dan Balai desa Rantau Karau Hilir. Racun ini berbahan aktif pospit 80% dan sangat efektif digunakan di kebun / ladang yang banyak terserang tikus. Adapun cara meraciknya adalah dengan mencampurkan racun tikus tersebut dengan beras yang telah dibasahi. Setelah semuanya tercampur rata, kemudian racikan racun tersebut di kering anginkan di bawah sinar matahari, setelah itu racun bisa siap digunakan sebagai pengumpanan di lokasi yang banyak tikus atau yang sering di lalui tikus dan di tutupi dengan gabah. Kegiatan pengumpanan dilaksanakan masyarakat petani pada sore hari di masing-masing desa dan mengambilan tikus yang sebagian sudah mati dilaksanakan pada malam hari dan pagi harinya. Kegiatan gropyokan tikus dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 23 Maret 2020 yang serempak di laksanakan di 3 desa dimana yang turut berhadir dan berpartisipasi semua Kepala Desa di 3 Desa, Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara (H. Iriansyah, Arkani dan Muhammad Arif, SP), POPT Kecamatan Sungai Pandan (H. A. Fauzi, SP), Penyuluh WKPP (Farida Adriani, SP), Mantri Tani Kecamatan Sungai Pandan (Ni’matun Munatifah, SP., MP), Staf Mantri tani (Hidayatul Puspa Rina, SP), Babinsa Koramil Sei Pandan (Koptu Purnomo), dan turut pula berpartisipasi Penyuluh Sungai Pandan (Dina, SP, Ratika D.I, SP, dan Dewi Rahmiyati). Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan beberapa petani yang tergabung dalam kelompok tani yang ada di desa Rantau Karau Tengah, Rantau Karau Raya dan Rantau Karau Hilir dengan total 16 Kelompok Tani. Hasil dari kegiatan gropyokan di desa Rantau Karau Tengah diperoleh tikus dengan jumlah 1.208 ekor tikus. Untuk desa Rantau karau Raya dengan jumlah 1.220 ekor tikus dan desa Rantau Karau Hilir dengan jumlah 2.500 ekor tikus, dengan total 4.928 ekor tikus. Kegiatan gropyokan tikus ini sangat bermanfaat untuk petani karena dilaksanakan serempak dengan desa yang saling berdekatan ddengan jumlah populasi tikus yang banyak dan Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini. Penyuluh, POPT Kecamatan Sungai Pandan dan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena keberhasilan pertanian salah satunya dengan mengurangi serangan OPT di lapangan, OPT tikus adalah salah satunya dan diharapkan tahun depan bisa dilaksanakan lagi untuk mengurangi serangan tikus dan meminimalisir tingkat serangan akibat tikus, serta memonitoring keadaan di lapangan sedini mungkin agar usaha pengendalian dapat berhasil dengan cara melihat lubang aktif, kotoran, gejala kerusakan tanaman dan mewaspadai kemungkinan terjadinya migrasi secara tiba-tiba dari daerah lain dalam jumlah besar. (Farida Adriani, SP)