Hari ini, Rabu 19 April 2017 bertempat di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs. Frans Lebu Raya, membuka Kegiatan PEDA KTNA (Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan) XV Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hadir sebagai undangan, para Bupati/walikota, Muspida dan Pejabat Tinggi, Organisasi Profesi, Pejabat Eselon II, Pengusaha Pertanian, beserta para sponsor utama se-Provinsi NTT. Pada barisan peserta, hadir pula kontingen Kabupaten/Kota seluruh NTT. Acara pembukaan disemarakkan dengan karnaval, parade alat dan mesin pertanian (alsintan) serta atraksi 1000 Penari Dero dari berbagai sekolah dan sanggar tari serta pemberian penghargaan maupun bantuan-bantuan. Arena dikelilingi barisan stan pameran yang diisi dengan aneka produk siap pamer dan jual. PEDA KTNA kali ini mengusung tema MELALUI PEKAN DAERAH (PEDA) XV KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN (KTNA) PROVINSI NTT TAHUN 2017 KITA MANTAPKAN KELEMBAGAAN TANI NELAYAN DAN PETANI HUTAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS PANGAN BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL MENUJU KEMANDIRIAN, KETAHANAN DAN KEDAULATAN PANGAN SERTA KESEJAHTERAAN PETANI NELAYAN DI NUSA TENGGARA TIMUR. Dalam sambutannya, Gubernur Lebu Raya mengatakan bahwa NTT adalah provinsi termiskin ketiga dari 14 provinsi miskin di Indonesia dengan angka 22,01 %. Untuk itu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan produktivitas usaha pertanian di wilayah pedesaan melalui Program UPSUS PAJALEBABE (Upaya Khusus Padi, Jagung, Kedelai, Bawang dan Cabe) dan SIWAB (Sapi Induk Wajib Bunting). Sementara itu Bupati Nagekeo, Drs. Elias Djo, dalam sekapur sirihnya menyambut gembira kegiatan ini dan merasa bangga menerima kehadiran para peserta sebagai saudara yang akan saling berbagi selama kegiatan. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan berbagai agenda padat hingga malam hari. Sesuai jadwal, di tempat yang sama kegiatan akbar se-NTT ini akan ditutup pada Hari Jumat Tanggal 21 April 2017.