HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG SERTA PENGENDALIANNYA
A HAMA HAMA JAGUNG 1 LALAT BIBIT ; Atherigona exigua Tanaman inang (padi dan rumput rumputan) Bagian tanaman yang diserangf Tunas dan daun. Gejala serangan:Serangan terjadi pada umur 5-7 hari setelah tanam dengan tanda tanda tanaman layu sebagai akibat kematian titik tumbuh. Bioekologi Telur telurnya diletakkan pada daun daun muda atau pada hypocotyl. Satu induk selama hidupnya akan meletakkan telur tidak lebih dari 18 butir. Telur telur menetas setelah dua hari dan kemudian larva akabn mempenetrasi titk tumbuh diantara kelopak daun dan tangkai daun. Pupa terbentuk didalam tanah dengan warna kuning kecoklatan. Daur hidupnya kurang lebih 28 hari. Aktifitas terbang dewasa lalat bibit ini terutama pada sore hari sekitar pukul 14-15 WIB. Cara Pengendalian1. Pergiliran tanaman2. Tanam Serentak3. Tanam lebih awal pasda musim penghujan 4. Jika tanaman terserang perlu segera dilakukan pemupukan urea dengan cara ditugal.5. Aplikasi pestisda pada umur 5-7 hst bila ditemukan serangan meng 2 PENGGEREK BATANG JAGUNG Ostrinia furnacalis Tanaman inang ShorgumBagian tanaman yang diserang daun dan batang. Gejala SeranganSerangan pada daun dapat menimbulkan bercak putih pada permukaan daun. Serangan pada pucuk daun yang masih menggulung dapat menimbulkan gejala berlubang dalam barisan yang melintang daun. Ulat tua menggerek kedalam batang yang menuimbulkan lubang pada ruas dan meninggalkan kotoran bekas gerekan.. BioekologiTelur berwaran putih kekuningan dan diletakan berkelompok secara memanjang atau tak teratur yang terdiri lebih kurang 90 butir. Ngengat betina mulai meletakan telur saat tanaman jagung berumur 2 minggu pada permukaan bagian bawah daunketiga dari atas. Puncak peletakan telur terjadi pada fase pertumbuhan sampai keluarnya bunga jantan. Setiap induk dapat meletakkan telur ssebanyak 300-500 butir.Daur hidup berlangsung 22-45 hari. Cara Pengendalian1. 1.Rotasi tanaman, tanam serentak, pemangkasan bunga jantan.2. 2 Aplikasi pestisida bila ditemukan 1 kelompok instar 1 per 30 tanaman pada saat vegetatif, generatif 3. dan pembentukan tongkol. 3. ULAT GRAYAK KELABU Mythimna separata Tanaman inang padi,shorgum, kacang tanah kedelai dan rumput rumputan.Bagian tanaman yang disereang daun. Gejala seranganUlat ini sering merusak dalam jumlah besar. Tanaman yang diserang daunya bisa habis hingga tulang daunya . BioekologiTelur dikletakkan dalam barisan memanjang pada lipatan dan pangkal daun. Serangga betina mampu meletakkan telur 200-400 butir. Telur diletakkan pada waktu malam hari. Bentuk telur bulat dan berwarna putih kemyudian menjadi gelap menjelang menetas. Daur hidup berlangsung 36-40 hari. Cara pengendalian1. Sama seperti pada hama penggerek batang. 4. ULAT TONGKOLHeliothis armigera. Tanaman inang , serangga bersifat polifagus.Bagian tanaman diserang daun dan batang. Gejala seranganBiasanya selain menyerang tongkol juga menyerang pucuk sehingga bunga jantan tidak terbentuk, akibatnya hasil berkurang. BioekologiTelur diletakkan secara terpencar satu persatu pada daun, pucuk atau bunga pada malam hari. Biasanya telur diletakkan pada tanaman umur 3 minggu hst. Stadium telur 2-5 hari. Setelah telur menetas ulat makan kulit telur. Stadium ulat berlangsung 26 hari stadiyum pupa 14 hari. Siklus hidup selama 42-45 hari. Setiap indek betina mampu bertelur 1.062 butir. Ngengat berwaran sawo matang. Telur berwarna kuning muda panjang ulat 3 cm dengan warna bervariasi. Cara Pengendalian:1. Pergiliran tanaman2. Tanam serempak3. Pemberian insektisida butiran melalui tanah pada saat menjelang berbunga.4. Penyemprotan insektisida bila ditemukan 3 tongkol rusak per 50 tanaman pada saat tanaman menjelang berbunga/ membentuk tongkol. 5 HAMA URET Phyllophaga(holotrichia)helleri. Bagian yang diserang adalah akarGejala seranganTanaman layu akhirnya mati dan robohBioekologiSelama perkembengan uret mengalami periode aktif kurang lebih 5,5 bulan dan [periode tidak aktif sekitar 40hari. Stadium kurang lebih 2 bulan. Kumbang muncul atau terbang setelah ada hujan pertama lebat , yang menyebabkan tanahcukup lembab. Perkembanmgan selanjutnya sangat tergantung pada curah hujan . Aktifitas kumbang menurun pada kurang lebih 3-4 minggu berikutnya.Cara Pengendalian2. 1 Pengolahan tanah untuik mematikan uret.3. Pada daerah erndemis ada perlakuan tanah dengan insektsisida efektif pada waktu sebelum atau sesuidah tanam. 6 ULAT TANAH Ag rotis ipsilon Tanaman inang Tan Kacang kacangan, tomat , kentang ,kobis,tembakau kapas.Gejala serangan:Ulat ini biasanya bersaembunyi dalam tanah dan keluar /makan pada malam hari.Bagian yang dimakan pangkal batang tanaman muda sehingga tanaman terpotong dan mati.BioekologiSatu induk mampu menghasilkan 2371 butir. Telu rberukuran 0,5 mm berbentuk bulat sangat sulit ditemukan dilapangan. Stadium telur 3-5 hari. Stadium julat 29 hari.Ulat pada siang hari bersembunyi dan keluar pada malam hari. Untuk mencari makan. Styadium kepom[pong 10-14 hari terbentuk dsidalam tanah. Siklus hidup hama ini telur sampai ngengat atau kupu berkisar 6-8 minggu.Cara pengendalian1. Pergilaran tanaman2. tanam serem[pak 3. Pengolahan tanah4. Aplikasi insektisida apabikla serangan mengkawatirkan. PENYAKIT JAGUNG 1. PENYAKIT BULAIPeronosclerospora maydis.Disebabkan oleh jamur Slerospora maydis Penyakit ini berbahaya pada tanaman jagung muda. Jamur ini menimbulkan gejala garis kuning yang lebar pada daun . Pada daerah jkuning tsbt terdapat benang jamur yang pada pagi hari akan timbul tepung putih yang menutupi bagian kuning tersebut,terutama pada bagian bawah daun. Penyakit ini ditularkan melalui benih maupun spora yang terbawa angin.PengendalianDengan cara menanm varietas tahan. Menanam serentak derngan menggunakan Ridomil 35 SD pada perlakuan benih.( 5 g formulasi/1 kg benih). 2. Penyakit Hawar DaunHelminthosporium maydis.Penyakit ini disebabkan oleh Jamur.Gejalanya:Bercak bulat lonjong pada daun bercak berwarna kuning dikelilingiwarna coklat. Selain menyerang daun, jamur ini juga menyerang pelepah dan tongkol.Pengendalian Menanam varietas tahan dan menghindari tanam jagung (pergiliran tanam 3. Penyakit Karat Disebabkan oleh jamur Puccinia polysora.Gejala berupanoda berwarna merah karat dipermukaan atas daun. Pada bercak terdapat tepung berwarna coklat kunig.Pengendalian dengan menanam varietas tahan. Sumber : BPP Kec. Balong Kec. Balong