Loading...

HAMA TANAMAN JAGUNG PADA KEGIATAN SL JAGUNG DI WKPP HAURKOLOT KECAMATAN HAURGEULIS

HAMA  TANAMAN JAGUNG PADA KEGIATAN SL JAGUNG  DI WKPP HAURKOLOT KECAMATAN HAURGEULIS
Jagung meruapkan salah satu komoditas pertanian tanaman pangan yang dalam fase pertumbuhannya tidak lepas dari serangan hama dan penyakit. Kerugian akibat serangan hama penyakit tidak bisa di bilang kecil, bahkan beberapa serangan hama dan penyakit ini sangat berpotensi mengakibatkan gagal panen. Oleh karena itu, pengamatan dan pengendalian secara tepat dan cepat terhadap serangan hama dan penyakit diharapkan dapat meningkatkan produksi tanaman.Kegiatan pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan secara langsung atau dengan menggunakan bahan kimia yang diberikan dengan cara penyemprotan. Pengendalian secara langsung dapat dilakukan dengan cara :1. Membasmi dengan cara mengambil dan mengumpulkan secara langsung, contohnya pada hama ulat, keong dan belalang2. Melakukan gropyokan secara beramai-ramai pada tikus3. Menyiangi atau mencabut secara langsung pada gulma4. Rotasi tanaman/pergiliran tanaman5. Tanam serentakKegiatan tersebut dapat dilakukan jika serangan hama dan penyakit belum melampaui ambang batas ekonomi, namun jika serangan hama dan penyakit telah melampaui ambang batas ekonomi sebaiknya dilakukan penyemprotan bahan kimia pada tanaman. Pengendalian dengan cara penyemprotan harus memperhatikan prinsip 6 T yaitu tepat jenis, tepat sasaran, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara/aplikasi, tepat mutu.Penggunaan pestisida harus selalu disesuaikan dengan OPT sasaran, sebelum digunakan terlebih dahulu dilakukan pengamatan untuk mengetahui jenis OPT yang menyerang. Berikut adalah jenis Pestisida dan OPT sasaran :1. Insektisida digunakan untuk mencegah OPT jenis serangga2. Fungisida digunakan untuk mencegaaun h penyakit yang disebabkan fungi/cendawan/jamur3. Herbisida digunakan untuk pengendalian rumput4. Akarisida digunakan untuk pengendalian OPT berupa bakteri5. Rodentisida digunakan untuk pengendalian OPT tikusPada kegiatan SL Jagung di WKPP Haurkolot ini jenis OPT yang menyerang tanaman umumnya berupa hama, tidak diketahui adanya serangan penyakit. Hama yang menyerang tanaman diantaranya adalah :1. Belalang hijauHama ini biasa menyerang tanaman jagung pada bagian daun muda dengan membuat lubang lubang bekas gigitan pada daun, menyebabkan daun menjadi bolong-bolong dan habis di makan sampai pada bagian tulang daun tanaman. Pengendalian serangan hama belalang dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami seperti laba-laba atau burung. Penyemprotan Insektisida sesuai dosis anjuran dengan bahan aktif Sipemetrin adalah langkah akhir untuk pengendalian hama Belalang hijau ini.2. Ulat Tongkol (Heliothis armigera)Gejala serangan hama ini dapat dilihat dari adanya bekas gigitan pada biji dan terbentuk terowongan dalam tongkol jagung. Ulat menyerang/masuk ke dalam tanaman jagung melalui tongkol, lalu memakan biji jagung. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara menaburkan Furadan 3G yang dilakukan pada saat tanaman dalam fase berbunga, bukan pada saat menjelang panen. 3. Hama Penggerek Buah dan Batang (Ostrinia furnacalis)Adalah OPT yang memiliki fase hidup sangat pendek 22-45 hari. Saat fase dewasa (ngengat) akan aktif pada malam hari untuk bertelur dan meletakkan telur disekitar malai bunga jagung, saat telur menetas larva akan menyerang tanaman jagung kemudian memakan apa saja yang dilaluinya. Daun, batang dan tongkol jagung menjadi sasaran utamanya. Itulah beberapa jenis OPT yang menyerang tanaman jagung pada kegiatan SL jagung di WKPP Haurkolot.Di harapkan dengan diketahuinya gejala dan serangan serta penyebab kerusakan yang dapat menurunkan produksi tanaman jagung, kita dapat lebih berhati-hati dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan OPT pada tanaman jagung. Penulis Melly Risdiani SP. / PP BPP Haurgeulis Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu