Serangga wereng coklat berukuran kecil, panjang 0,1-0,4 cm. Wereng coklat bersayap panjang dan wereng punggung putih berkembang ketika makanan tidak tersedia atau terdapat dalam jumlah banyak. Dewasa bersayap panjang dapat menyebar sampai beratus kilometer. Mengapa Wereng harus Dikendalikan?Populasi tinggi wereng coklat dapat menyebabkan daun berubah kuning oranye sebelum menjadi coklat dan mati. Kondisi ini, disebut "hopperburn", membunuh tanaman. Wereng coklat juga dapat menularkan penyakit kerdil hampa dan kerdil rumput yang tidak bisa diobati. Bagaimana Mengendalikan Wereng Coklat?Ledakan serangan biasanya terjadi akibat penggunaan pestisida yang tidak tepat yang membunuh musuh alaminya atau wereng bersayap panjang terbawa oleh angin. Cara Pencegahan• Bersihkan gulma dari sawah dan areal sekitar-nya.• Hindari penggunaan pestisida secara tidak tepat yang dapat menyebabkan terbunuhnya musuh alami.• Gunakan varietas tahan, seperti Ciherang, Cigeulis, Mekongga.• Jumlah kritis: Pada kepadatan 1 wereng coklat/ batang atau kurang, masih ada peluang untuk bertindak guna menekan populasi.• Amati wereng di persemaian setiap hari, atau setiap minggu setelah tanam pindah pada batang dan• permukaan air. Periksa kedua sisi persemaian. Pada tanaman yang lebih tua, pegang tanaman dan rebahkan sedikit dan tepuk dengan pelan dekat bagian basal untuk melihat kalau ada wereng yang jatuh ke permukaan air.• Gunakan perangkap cahaya waktu malam ketika terlihat ada gejala serangan wereng. Jangan tempatkan cahaya dekat persemaian atau sawah. Bila perangkap cahaya diserbu oleh beratus wereng, berarti persemaian dan sawah perlu segera diperiksa; lalu amati setiap hari dalam beberapa minggu berikutnya. Bila petani memantau sawahnya setiap hari, maka perangkap cahaya tidak diperlukan.• Pupuk lengkap (NPK), dosis 250 kg urea, 100 kg SP36, dan 100 kg KCl/ha dapat membantu upaya pencegahan. Cara Pengendalian1. Secara mekanik dan fisik• Genangi persemaian, selama sehari, sampai hanya ujung bibit saja yang terlihat.• Sapu persemaian dengan jaring untuk menghilangkan wereng (tapi tidak telurnya), terutama dari persemaian kering. Pada kepadatan wereng yang tinggi, penyapuan tidak akan dapat menghilangkan wereng dalam jumlah banyak dari bagian basal tanaman. 2. Pengendalian hayatiBila musuh alami lebih banyak jumlahnya daripada wereng, risiko ledakan serangan kecil. Musuh alami wereng termasuk laba-laba dan beberapa jenis parasitoid telur. 3. Pengendalian kimiawiGunakan insektisida ke persemaian dalam kondisi berikut:• Rata-rata lebih dari 1 ekor wereng per batang,• Lebih banyak wereng daripada musuh alami,• Penggenangan persemaian tidak memungkinkan. Wereng Coklat dewasa pada daun dan hopperburn yangdisebabkan oleh serangan Wereng Coklat di lapang. Bila terpaksa gunakan insektisida yang berbahan aktif amitraz, buprofezin, beauveria bassiana, BPMC, fipronil, imidakloprid, karbofuran, karbosulfan, metolkarb, MIPC, propoksur, atau tiametoksam. Penggunaan insektisida harus mempertimbangkan risiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Penggunaan insektisida yang tidak sesuai akan mengganggu keseimbangan alami karena terbunuhnya musuh alami wereng, menyebabkan resurjensi atau ledakan serangan hama. Sebelum menggunakan pestisida, hubungi petugas perlindungan tanaman atau penyuluh untuk mendapatkan saran dan petunjuk. Baca petunjuk yang tertera di label dengan teliti setiap sebelum pestisida digunakan. ZAMRY FAHRIZAL, SP-Admin Cybex Kab. Pamekasan