Loading...

Hari Krida Pertanian ke-44

Hari Krida Pertanian ke-44
6 Juni 2016, Bandung – Hari Krida Pertanian Tingkat Provinsi Jawa Barat ke-44 Tahun 2016 telah selesai dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yakni dari tanggal 1 s/d 4Juni 2016, bertempat di Kampung Budaya Desa Wadas Kecamatan Teluk Jambe Timur Kabupaten Karawang. Panitia Pelaksana Kegiatan tersebut adalah nama-nama yang telah ditetapkan dengan Keputusan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat atas nama Gubernur Jawa Barat.Rangkaian Kegiatan HKP Ke-44 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 terdiri dari Temu Wicara Dengan Wakil Gubernur Jabar, Sambutan Bupati Karawang, Gemar Makan Ikan, Rembug Madya KTNA, dan juga Lomba-Lomba seperti Asah Terampil, Kupas Kelapa, Menentukan Jenis Kelamin Unggas, Menaksir Berat Kambing, Bongkar Pasang Traktor, Merangkai Buah-Buahan Dan Sayuran, Inovasi Teknologi Baru Pertanian, Standup Comedy Penyuluhan Berbasis Budaya Lokal, Lomba Baca Puisi (Deklamasi) Bertema Padi, Jagung dan Kedelai, Lomba Mewarnai Hasil Usaha Tani Usia TK/PAUD, Lomba Membuat Okulasi, Stand Pameran Tk. Kab/Kota. Selain perlombaan ada pula kegiatan-kegiatan seperti Pengembangan Jaringan Informasi Agribisnis (Teleconfrence), Temu Profesi.Dewan Juri Menetapkan Pemenang Lomba :Asah Terampil dimenangkan oleh Kab. Bandung, Kupas Kelapa dimenangkan oleh Kab. Bekasi, Menentukan jenis Kelamin Unggas dimenangkan oleh Kab. Indramayu, Menaksir Berat Kambing dimenangkan oleh Kab. Subang, Bongkar Pasang Traktor dimenangkan oleh Kab. Bandung, Merangkai Buah-buahan dan Sayuran di menangkan oleh Kab. Bandung Barat, Inovasi Teknologi Baru Pertanian dimenangkan oleh Kab. Sukabumi, Standup Comedy Penyuluhan Berbasis Budaya Lokal dimenangkan oleh Kab. Ciamis, Lomba Baca Puisi (Deklamasi) Bertema Padi, Jagung, Kedelai dimenangkan oleh Kota Depok, Lomba Mewarnai Hasil Usaha Tani Usia TK/PAUD dimenangkan oleh Ating Sumarna, Lomba Membuat Okulasi dimenangkan oleh Kab. Ciamis, Stand Pameran Tk. Kab/Kota dimenangkan oleh Kab. Subang.Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-44 Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2016 merupakan hari yang senantiasa diperingati oleh masyarakat pertanian, yaitu para petani, peternak, peternak hutan, petani ikan, pegawai dan pengusaha yang bergerak di sektor pertanian. Tema yang diusung untuk HKP ke-44 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 yaitu "Melalui Hari Krida Pertanian ke-44 Tahun 2016, Kita Mantapkan Kelembagaan Tani-Nelayan sebagai Mitra Kerja Pemerintah dalam Rangka Kemandirian Pangan Menuju Kesejahteraan Petani".Penetapan tanggal 21 Juni sebagai Hari Krida Pertanian didasarkan atas pertimbangan bahwa pada bulan tersebut ditinjau dari segi astronomia, matahari yang memberikan kehidupan bagi tumbuhan, hewan dan manusia berada pada garis balik utara (23,5° Lintang Utara) dimana pada saat itu terjadi pergantian iklim yang seirama dengan perubahan-perubahan usaha kegiatan pertanian, dengan demikian bulan Juni merupakan bulan yang penting bagi masyarakat pertanian.Hari Krida Pertanian (HKP) pada hakekatnya merupakan hari bersyukur, hari berbangga hati dan sekaligus hari mawas diri, serta hari dharma bakti. Pada hari tersebut masyarakat pertanian menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan nikmatNya yang dilimpahkan-Nya berupa kekayaan alam yang melimpah seperti bumi, air, matahari, iklim, kekayaan fauna dan flora serta mineral-mineral yang oleh masyarakat pertanian dioles dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Selanjutnya, bermohon agar pada tahun-tahun berikutnya dapat memperoleh rahmat yang lebih besar dari pemanfaatan kekayaan alam tersebut dengan tanggung jawab untuk tetap melestarikannya.HKP menjadi momen penting sebagai hari penghargaan kepada orang, keluarga, dan masyarakat yang dinilai berjasa dan berprestasi dalam pembangunan bangsa dan negara khususnya pembangunan di sektor pertanian. Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong munculnya cipta karsa dan karya yang lebih besar dan berguna terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.Hari Krida Pertanian (HKP) yang ke-44 tahun 2016 ini merupakan momentum pencapaian swasembada pangan padi, jagung, kedelai (PAJALE), dan pengkaji produksi daging dan tebu (gula).Upaya untuk mencapai keberhasilan swasembada dapat diwujudkan melalui integrasi dan sinergi/sinkronisasi antara pemerintah, masyarakat tani, dan pelaku usaha di bidang pertanian. Atas dasar itu, HKP tahun 2016 untuk meningkatkan sinergitas antara tiga stake holder pertanian. Harapan yang sangat didambakan dari peringatan HKP ini dapat memantapkan kepemimpinan dan kemandirian petani dalam pencapaian swasembada melalui program upsus padi, jagung, dan kedelai dalam mendukung dan untuk menjadi sarana memperkokoh ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat tani. (SET. BAKORLUH PROV. JABAR)