Loading...

HASIL PANEN di KEBON BIMO MENINGKAT BERKAT MENERAPKAN SISTEM TANAM SRI

HASIL PANEN di KEBON BIMO MENINGKAT BERKAT MENERAPKAN SISTEM TANAM SRI
HASIL PANEN di KEBON BIMO MENINGKAT BERKAT MENERAPKAN SISTEM TANAM SRI Hal itu terlihat di kelompok Tani Umbul Makmur 1 Desa Kebon Bimo, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Kelompok Umbul Makmur 1 ini merupakan salah satu kelompok tani yang melaksanakan program sistem tanam SRI Tahun 2015. Luasan areal sawah yang ditanami dengan sistem SRI seluas 20 Ha. Untuk melihat hasil panen dilaksanakan Ubinan pada Hari Selasa, 5 Januari 2015 di lahan Pak Suratno dan Pak Darso. Hasil Ubinan menunjukan 9,6 Ton/Ha di lahan Pak Suratno. Ubinan di lahan pak Darso juga menunjukkan hasil yang sama yaitu 9,6 Ton/Ha. "Ubinan SRI di Desa Kebon Bimo ini terbukti meningkatkan hasil panen petani" Kata Djanadi (Penyuluh Pertanian THL TBPP). Prinsip penerapan sistem tanam SRI adalah tanam bibit muda yaitu di bawah 20 hari, Jarak tanam 25x25, penggunaan pupuk organik dan pengendalian hama tanaman terpadu. Pak Purwanto selaku ketua kelompok menyampaikan "Kami sangat senang dengan program SRI. Hasil ubinan ini menunjukkan bahwa SRI mampu meningkatkan hasil panen petani. Biasanya lahan kami hanya menghasilkan 6-7 Ton/Ha, dengan SRI terbukti mampu menghasilkan panen 9,6 Ton/ha". Pak Darso selaku petani menyampaikan "Insyalloh kami akan menerapkan terus sistem tanam SRI ini". Keberhasilan ubinan ini juga tidak lepas dari peran Babinsa TNI yang begitu semangat mengajak petani menerapkan SRI. Selain itu Ubinan juga dihadiri oleh Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali yang diwakili oleh Bapak Ibnu Sutopo (Kabid Sarana Prasarana). Dalam sambutannya beliau menyampaikan "Program SRI ini merupakan upaya peerintah dalam meningkatkan produksi petani. Harapannya dapat meningkatkan sumbangsih Desa Kebon Bimo dalam mengupayakan ketahanan Pangan". Program SRI merupakan upaya intensifikasi lahan untuk meningkatkan hasil panen. Lewat ubinan ini terlihat hasil panen meningkat hampir 30%. Untuk itu peran penyuluh pertanian dalam mengawal program SRI ini sangat penting. (Djanadi, THL TBPP Kebon Bimo Boyolali)