Loading...

HASIL PANEN MELIMPAH KELOMPOKTANI MALEBU SIPAKALEBBI ADAKAN SYUKURAN

HASIL PANEN MELIMPAH KELOMPOKTANI MALEBU SIPAKALEBBI ADAKAN SYUKURAN
Sukses panen padi dan jagung pada musim tanam tahun ini, kelompoktani Malebu Sipakalebbi menggelar ritual pesta adat syukuran panen bersama tokoh masyarakat dan pemerintah setempat. Kelompok tani malebu sipakalebbi merupakan salah satu kelompok tani yang berada di desa Rajang kecamatan Lembang. Kelompok tani tersebut telah melakukan syukuran yang sudah menjadi rutinitas pasca panen sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT atas panen yang telah diberikannya kepada mereka. Acara ini dihadiri oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Pinrang Bapak H. Arun Ali, Kepala dinas PSDA kabupaten Pinrang, camat Lembang, PPK Lembang dan penyuluh pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) kecamatan Lembang. Dalam kesempatan tersebut ketua kelompok tani Malebu Sipakalebbi Masli Ali mengunkapkan hasil panen yang ada di wilayah Kelompok tani malebu sipakalebbi hasil panennya sangat memuaskan, rata-rata produksi padi mencapai 6,5 ton/Ha dan jagung 4,5 Ton/Ha meningkat dari panen sebelumnya, ini merupakan hasil kerja sama para petani yang ada di wilayah kelompok tersebut. Selain itu ini juga berkat bantuan dari pemerintah Daerah yang banyak memberikan bantuan kepada kelompok tani utamanya dalam bentuk Pupuk Urea, NPK PHONSKA dan masih banyak lainnya. Kami berharap pemerintah semakin memperhatikan kebutuhan petani khususnya Kelompok tani malebu sipakalebbi agar hasil panen padi dan jagung berikutnya semakin meningkat. Tanaman padi dan jagung merupakan mata pencaharian utama masyarakat yang ada di desa Rajang terutama yang ada di kelompok tani Melebu Sipakalebbi, sehingga petani tidak menundah-nundah waktu melakukan penanam jagung dan melakukan pengolahan sawah, selesai panen mereka langsung turun menanam jagung dan turun sawah oleh karena itu mayarakat petani berharap acara ini bisa menjadi pasilitator untuk mengungkapkan hal-hal yang dibutuhkan petani kepada pemerintah. Sehingga hasil produksi semakin meningkat. (Zaenal Kadir, Baharuddin, A. Md / BP3K Lembang)