Loading...

IMMUNE BOOSTER GRATIS, YUK BERJEMUR

IMMUNE BOOSTER GRATIS, YUK BERJEMUR
Adanya surat edaran Bupati Tabalong Nomor : 202/BUP/Kesra/420/03/2020 tentang Gerakan Berjemur Pukul 10.00 WITA kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tabalong termasuk didalamnya Penyuluh Pertanian. Edaran tersebut bertujuan sebagai salah satu ikhtiar untuk meningkatkan daya tahan /imunitas tubuh terhadap serangan virus penyakit termasuk diantaranya Corona Virus Disease (Covid-19), dan sebagai upaya pencegahan penyebarannya. Kegiatan berjemur tersebut sudah dilaksanakan mulai hari Kamis, 26 Maret 2020 sampai dengan Rabu, 22 April 2020. Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintah kabupaten Tabalong tak terkecuali Penyuluh Pertanian rutin melaksanakan kegiatan berjemur yang dimulai jam 10.00 WITA selama kurang lebih 15 menit baik pada saat dikantor maupun saat dilapangan. Terkhusus bagi Penyuluh Pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembang Kuning sebenarnya tidak ada hal yang ekslusif, karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan sehari-hari/kebiasaan dilapangan dengan melaksanakan pembinaan/kunjungan terhadap petani sambil berjemur dilahan persawahan atau usahatani lainnya. Berbagai cara bisa kita lakukan demi mencegah penyebaran Covid-19. Cara-cara tersebut bisa dilakukan di saat masa physical distancing atau jaga jarak seperti sekarang ini. Salah satunya yang bisa dilakukan adalah berjemur di pagi hari. Adapun manfaat sinar matahari untuk kekebalan tubuh. Bahwa menjemur badan di bawah sinar matahari (ultraviolet) justru untuk mendapatkan vitamin D3. Vitamin D tersebut bisa didapat tanpa overdosis hanya dari cahaya matahari pagi. Ada tiga jenis ultraviolet dari paparan sinar matahari, yakni ultraviolet A, ultraviolet B dan ultraviolet C. Sementara yang dibutuhkan tubuh manusia hanya ultraviolet B. Ultraviolet B yang mengandung provitamin D3, bersama dengan kolesterol di bawah kulit kita akan dibentuk yang namanya vitamin D3. Inilah yang menjadi sumber kekebalan tubuh manusia. Sedangkan ultraviolet B, pada negara tropis seperti Indonesia, bisa dirasakan pada sekitar pukul 10 pagi. Jam 10 itu sudah cukup panas jadi jangan berjemur sampai gosong. Buat yang kulitnya terang, 15 menit cukup. Kalau yang kulitnya agak gelap bisa berjemur sampai sekitar 20 menit. Sementara paparan sinar matahari yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker merupakan ultraviolet A. Menurut para ahli kesehatan, ultraviolet A memiliki sifat gelombang yang panjang. Jadi kalau pun matahari masih jauh banget, misalnya masih jam 6 atau setengah 6 cahaya matahari bernama gelombang ultraviolet a itu bisa masuk ke permukaan bumi. Ultraviolet ini yang harusnya kita hindari karena menyebabkan kanker dan keriput. Diketahui sinar matahari memang memiliki manfaat baik bagi kekebalan tubuh. Meski begitu, berjemur di bawah sinar matahari tidak bisa membunuh Covid-19 dan bukan cara utama pencegahan. Cara utama mencegah tertular virus Corona Covid-19 saat ini adalah tinggal di dalam rumah dan tidak pergi ke mana-mana kecuali suatu hal yang sangat penting, rajin membersihkan lingkungan dengan disinfektan, dan juga cuci tangan pakai sabun. Semoga wabah virus Covid-19 segera hilang dibumi Indonesia. Aamiin. Penulis : Tim BPP Kembang Kuning Editor : Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST (Penyuluh Pertanian WKPP Mahe Pasar Kecamatan Haruai)