Target Swasembada Jagung di Tahun 2017 TercapaiMenteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memberikan arahan pada Rapat Koodirnasi yang membahas Kesepakatan antara Dinas Pertanian dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Senin (19/9). Rapat ini dihadiri para kepala dinas pertanian sentra produksi jagung, para pengusaha jagung yang tergabung dalam GPMT, pihak TNI, dan jajaran Eselon I Kementan. Dalam kesempatan ini, Mentan, Amran menyampaikan bahwa sampai saat ini Kementan menaruh perhatian yang tinggi kepada para petani dan pengusaha jagung. Ini terlihat dari anggaran yang dialokasikan yang sangat besar untuk pengembangan jagung 2 juta ha yakni mencapai Rp 3 triliun. Untuk itu, Mentan, Amran berharap terbangunnya sinergi yang baik antara pemerintah dan para pengusaha sehinggadi saat musim panen harga jagung di tingkat petani tidak jatuh. Dengan demikian, petani dan pengusaha sama-sama mendapat keuntungan yang wajar.Meindaklanjuti program Pak Mentan, Kecamatan culamega siap untuk mensukseskan swasembada tersebut. Kepala UPT BPP Kecamatan Culamega Wandito, A.Md. Mengatakan bahwa kecamatan culamega diberikan alokasi bantuan PATB Jagung Hibrida 896 Ha. Ini tentunya tidak terlepas dari bantuan dari semua pihak yang terkait didalamnya demi terwujudnya program tersebut.Tentunya pendampingan dan pengawalan dari masing-masing PPL dan Babinsa merupakan faktor penunjang tercapainya swasembada tersebut. Dalam hal ini tentunya tidak sedikit poktan yang mendapat bantuan PATB Jagung Hibrida hampir sekitar 60 poktan yang mendapat alokasi sesuai dengan luasan yang berbeda-beda. Alhamdullilah pengiriman berupa benih jagung sekitar 14ton sudah didistribusikan kepada para kelompok tani yang ada dikecamatan culamega. Tentunya hal ini merupakan tugas berat bagi kami yang ada dikecamatan culamega (Ujar Ka. UPT BPP). Para penyuluh akan dimaksimalkan pendampingan nya mulai dari penanaman sampai panen bahkan pascapanen akan ditampung hasilnya dengan bermitra dengan pihak perusahaan. Perlu dukungan dan pengawasan dari berbagai pihak yang terkait demi terwujudnya swasembada jagung dan tidak ada kata lagi import jagung tahun 2017.Penulis: Asep Tirtana, SP. (THL TBBPD Prov. Jabar) Kecamatan Culamega. 081 388 130 591.