Loading...

INGIN PERTUMBUHAN DAN KESEHATAN BAIK, MAKANLAH IKAN

INGIN PERTUMBUHAN DAN KESEHATAN BAIK, MAKANLAH IKAN
Disamping dikenal sebagai lumbung padi di Jawa Barat, Kabupaten Indramayu di kenal pula sebagai kota mangga. Namun di balik itu semua Kabupaten Indramayu pun dikenal sebagai kabupaten penghasil komoditas perikanan di tingkat Jawa Barat. Hal ini karena Kabupaten Indramayu mempunyai panjang pantainya mencapai 14 km. Salah satu kecamatan penghasil ikan antara lain adalah Kecamatan Pasekan. Iklim tropisnya sangat cocok untuk perkembangbiakan berbagai ikan sesuai dengan ekosistem yang ada baik perikanan payau maupun hasil tangkapan laut seperti udang, tuna / cakalang, cumi-cumi, tengiri, bandeng dan lain sebagainya. Potensi sumber daya ikan laut di Kabupaten Indramayu sekitar 22 ribu ton, dan masih cukup besar potensi laut yang belum dimanfaatkan. Demikian juga perikanan payau baru sekitar 15 ribu hektar yang sudah dimanfaatkan. Dari data di atas bila dilihat dari aspek kesehatan dan ketersediaan gizi sebenarnya Kabupaten Indramayu memiliki modal untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang cerdas dan sehat.Bila kita mengacu kepada kebutuhan gizi seimbang bagi orang dewasa berumur 20 tahun sampai dengan 59 tahun yakni 55 gram protein, maka 15 gram protein tersebut dianjurkan berasal dari protein hewani yang terbagi 9 gram protein dari ikan dan 6 gram protein dari hewan. Berdasarkan kebutuhan protein tersebut kita dianjurkan mengkonsumsi ikan air tawar sebanyak 9 kg / orang / tahun dan ikan laut sebanyak 21 kg / orang / tahun. Manfaat ikan air tawar dan hasil tangkapan laut lainnya untuk kesehatan adalah karena ikan laut kaya akan gizi, mengandung lemak omega – 3, mengandung mineral seperti zat besi, iodium, seng, selenium, dan vitamin A. Zat gizi tersebut sangat penting untuk proses perkembangan dan proses pertumbuhan termasuk pertumbuhan otak dan komposisi air susu ibu ( ASI ) yang berkualitas tinggi. Untuk ibu hamil dan bayi hingga orang dewasa sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan dan hasil tangkapan laut lainnya.Dengan mengkonsumsi ikan anda akan dapat segera mengatasi masalah kurang gizi seperti gangguan akibat kekurangan iodium, anemia gizi besi, kurang vitamin A, kurang energi protein yang kebanyakan melanda masyarakat gologan ekonomi lemah.Manfaat dari asam lemak omega-3 adalah dapat memelihara pembuluh darah agar tidak terjadi pengerasan dan penyempitan, sehingga kelancaran system sirkulasi darah pada pembuluh darah dan jantung tetap terjaga. Selain itu berpengaruh juga terhadap pembentukan jumlah sel otak yang membuat anak semakin cerdas. Kebutuhan asam lemak omega-3 meningkat pada saat ibu hamil, ibu menyusui dan pada masa bayi. Dari hasil penelitian departemen kesehatan membuktikan bahwa kekurangan asam lemak omega-3 akan mengakibatkan terjadinya koordinasi neuromator, kemampuan belajar serta gangguan foto reseptor retina mata.Kandungan lemak ikan lebih rendah dari kandungan lemak yang berasal dari hewan. Di samping itu lemak ikan mengandung lemak tak jenuh, sedangkan daging mengandung lemak jenuh. Asam lemak tak jenuh merupakan rangkaian karbon yang memiliki ikatan rangkap pertama terletak pada nomor 3, sehingga diistilahkan dengan omega-3. Asam lemak omega-3 banyak terdapat pada ikan, terutama ikan laut dan hasil tangkapan laut lainnya khususnya ikan yang hidup di air dalam yaitu yang berbentuk bulat panjang dan memakan fitoplanktonIkan laut mengandung asam lemak omega-3 yang sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan manusia. Karena manusia tidak dapat mensisntesis asam lemak ini, kecuali mendatangkan dari luar. Asam lemak omega-3 yang berasal dari ikan laut terbukti dapat mencegah penyakit jantung koroner dengan mempengaruhi faktor resiko antara lain menurunkan kadar darah, kadar trigliserid, menurunkan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan sebanyak 30-100 gram dua kali dalam seminggu agar terhindar dari serangan jantung untuk seluruh golongan umur terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di atas 6 bulan agar dapat menjadi anak yang ceras dan sehat. Penyusun :Diah Asiawati, SP – Penyuluh Pertanian MadyaBPP Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu