Loading...

Inovasi Festisida Fermentasi

Inovasi Festisida Fermentasi

INOVASI PESTISIDA FERMENTASI

1.       Pendahuluan

Pada masa pertanaman sering kali hama dan penyakit tanaman datang silih berganti, berbagai macam pestisida golongan insektisida, fungisida dan herbisida banyak di gunakan petani. penggunaan pestisida yang meluas ini kurang dibarengi dengan penggunaan yang bijak, sehingga dampak negatif bisa di rasakan yaitu munculnya hama penyakit, hilangnya plasma nutfah,punahnya predator dalam ekosistem dan resistennya organisme penggagu tanaman.

2.  Apa itu Inovasi Pestisida Fermentasi?

Pestisida fermentasi dengan cara pembuatan yang mudah dan bahan baku yang mudah di dapat. Biaya yang di gunakan bisa di tekan di bandingkan dengan biaya pembelian pestisida kimia.

3. Bahan Yang di gunakan

§  LAJA / LENGKUAS ( Alpinia galanga ) 1 kg

§  KUNIR ( Curcuma domestica ) 1 kg

§  SIRIH (Piper betle) 0,5 kg

§  KENCUR  (Kaempferia galanga L.) 1 kg

§  JAHE MERAH  (Zingiber officinale Var. Rubrum)  1 kg

§  Bawang Putih ( Allium Sativum  )  0,5 kg

§  Gambir  1 butir

§  Air kelapa/ air beras 5 lt

§  Gula 0,25 kg

4. Cara Membuatnya :

Ø  Bahan ditumbuk secara halus

Ø  Hasil tumbukan direndam dalam air kelapa/air beras

Ø  Perendaman minimal 1 minggu, lebih lama lebih baik

Ø  disaring, ditampung dalan jerigen, ditutup, dikocok

Ø  ampasnya digunakan untuk kompos

5.    Cara Aplikasi :

v  Gunakan dengan konsentrasi  5 – 10 cc / liter air

v  Waktu penggunaan pagi / sore

6.    Manfaat dari Pestisida Fermentasi

*    Mencegah jamur antraknos ( patek )

*    Mencegah busuk batang di pesemaian oleh jamur Rhizoctonia  solani

*    Mencegah Penyakit Phytophtora ( lodoh ),  layu Fusarium dan Blast

*    sebagai penolak  ( refelent ) serangga

*    Menghambat perkembangan bakteri

*    Mengendalikan hama trips dan embun tepung

*    Tanaman sehat

Sumber artikel : sofyan (P4S)

Penulis : Ela Nurlaela, SP penyuluh BPP BL. Limbangan- Garut