Loading...

INOVASI TEKNOLOGI PEMIPIL JAGUNG SEDERHANA

INOVASI TEKNOLOGI PEMIPIL JAGUNG SEDERHANA
Program pemerintah dalam peningkatan produksi dan ketahanan pangan nasional melalui upaya kusus padi jagung dan kedelai, pesat sekali pertumbuhannya.Peningkatan produksi jagung perlu dibarengi dengan peralatan yang memadai sehingga pemerintah melalui dirjen sarpras membantu peralatan alat mesin pertanian berupa traktor, cultivator, combine dan corn seller lain-lain.Namun dilapangan masih ditemui kendala pada peralatan pemipil jagung yang kapasitasnya lebih besar dari hasil penen petani. Hal ini disebabkan luas kepemilikan lahan sempit antara 0.1 – 05 ha, waktu tanam tidak serempak sehingga panen juga tidak serempak. Kondisi tersebut diatas menyebabkan penanganan pasca panen dengan alat bantuan berkapasitas besar kurang efektif dan pemborosan biaya operasional.Hal tersebut diatas menjadi inspirator, mengapa dan bagaimana mengatasi kesulitan tersebut agar tersedia alat pemipil jagung yang sederhana, efektif, murah dan modern/elektrik.Penanganan pasca panen jagung (pemipilan) terus ber inovasi dari pemipilan manual dengan tangan, papan kasar, papan berpaku, Sepada onthel, corn cyller. Disini berinnovasi dengan combinasi manual dan elektrik dengan memanfaatkan barang bekas motor pompa air dengan daya 125 watt (shimitzu, national, sanyo dll) sebagai penggerak elektrik pengganti tegana manusia untuk menggerakan roda pemipil jagung.Adapun inovasi teknologi pemipil jagung sederhana yang dikembangkan oleh rekan penyuluh adalah :1. Bahan-Bahana. 1 unit penggerak pompa air bekas, b. plat besi tebal 0.3 mm, c. baut dan mur ukuran 10 mm, d. papan kayu tebal 2.5 atau 3 cm, e. paku papan.2. Alat – alata. Tool kit, b. Gergaji, c. martil, d. tatah/parang.3. Cara Membuat :a. Membongkar head pompa air agar mendapatkan bagian penggeraknya/Motor Penggerakb. Membuat piringan dari plat besi dengan diameter 15 cm c. Membuat lubang As pada piringan disesuaikan dengan besarnya as rotor penggerak dari pompa air bekas.d. Membuat lubang tempat baut ukuran 10 mm, sebanyak 10 lubang dengan rincian 6 lubang mengelilingi piringan diukur secara diagonal lingkaran agar presisi dengan jarak 0.5 cm dari tepi piringan kemudian buat 4 lubang ukuran sama tapi di antara 6 baut pertama dan lingkaran lebih kecil dengan jarak lubang antara yang 6 lubang 2.5 cm. pada tukang bubut besi.e. mesang cincin pengunci pada as motor penggerak kemudian pasangkan piringan pada as motor penggerak kemudian kencangkan dengan kunci.f. Memasang baut yang berjumlah 10 pada lubang yang telah dipersiapkan dan kencangkan.g. Mencoba menghidupkan motor penggerak untuk mengetahui putaran piringan presisi dan setabil, bila baik kemudian matikan.h. Membuat rumah penggerak inovasi teknologi pemipil jagung sederhana dengan bahan yang tersedia, dengan ukuran panjang 50 cm, lebar 40 cm.i. Membuat sekat antara piringan pemipil dengan motor penggerak agar waktu pemipilan biji jagung tidak berhamburan.j. Ruang sekat pemipilan 15 cm dengan bagian depan seperti pintu kandang merpati dan bagian bawah terbuka. tujuannya untuk menampung loncatan biji jagung terpipil agar ngumpul jadi satu di bawah alat pemipil jagungk. Team BPP siap mendampingi proses pembuatannya.l. Selamat mencoba. Keuntungan dan kelemahan inovasi teknologi pemipil jagung sederhana adalah1. Kelemahannyaa. Masih manual waktu pemipilan dan per tongkolb. Mesin penggerak tidak bisa dipakai secara full 7 jam kerja tapi bila mesin penggerak panas harus istirahat.c. Kapasitas hanya untuk skala rumahan, 4 – 10 kandi jagung tonggkolan. 2. Keuntungan ;a. Efektif, murah, pada petani yang memiliki luas tanah sempit.b. Bisa digunakan terus menerus dengan musim panen tidak serempakc. Mudah mobilitasnya membawa alat.d. Petani bisa membuat sendiri.e. Tenaga penggerak elektrik sehingga efiesien tenaga penggati pemutar sepeda onth (SUWARTO, THL-TBPP)