Loading...

Inpari 42 Green Super Rice Memang Benar- Benar Super

Inpari 42 Green Super Rice Memang Benar- Benar Super
Inpari 42 Green Super Rice memang Benar- Benar Super TARMINAH, SP PENYULUH PERTANIAN MADYA BPP BANGODUA INDRAMAYU “ Inpari 42 dan 43 merupakan padi yang menghasilan beras pulen. Varietas padi ini disukai masyarakat internasional, salah satunya adalah China, Varietas ini dijuluki Green Super Rice. Istilah Green dirancang untuk varietas ramah lingkungan, dijuluki super karena memiliki potensi hasil yang tinggi meski ditanam di lingkungan yang kurang bagus. “(Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian)” Pertama kali dikenalkan inpari 42 di Kelompoktani Tani Sari IV Desa Wanasari Kecamatan BANGODUA melalui kegiatan Budi Daya Tanaman Sehat Tahun 2018, pada program ini varietas yang ditanam ditentukan oleh pemerintah diantaranya varietas inpari 33 ,42, dan inpari Sidenuk ini semuanya tiada lain tujuannya untuk menghindari dari serangan hama wereng batang coklat dan penyakit kerdil rumput (klowor red daerah). Walau belum senang terpaksalah pilihan kelompoktani kami memilih inpari 42, karena inpari 33 dan inpari Sidenuk kami sudah coba ternyata hasilnya kurang memuaskan untuk daerah Wanasari “. Demikian disampaikan Carim Ketua Kelompoktani pada saat sosialisasi dem area Budi Daya Tanaman Sehat tentang penentuan varietas yang akan ditanam. Musyawarah penentun varietas ini berlansung seru antara Penyuluh Pertanian, POPT dan Anggota Kelompoktani saling menyampaikan pendapat satu dengan yang lainnya dengan latar belakang masing-masing tapi memang tiada pilihan kecuali menerima apa adanya dari acuan program yang diluncurkan, anggota kelompoktani berat hati rasanya menerima keputusan musyawarah tentang varietas ini, seolah-olah memang paksaan pemerintah mau tidak mau harus mau ujar anggota yang lain. Inpari 42 Green Super Rice memang benar – benar super sekali produktivitasnya, di musim pertama tanam petani masih ragu walau memamng terasa sekali peningkatan hasilnya, dicoba lagi musim tanam berkutnya Alhamdulillah hasil tambah lagi harga juga tidak terlalu tertekan sudah sama dengan varietas lain karena waktu pertama kali dikenalkan inpari 42 ditolak petani dengan alasan bentuk gabahnya kecil biasanya tengkulak tidak mau beli kalaupun beli juga harga lebih murah dibanding dengan varietas lain yang bentuk gabahnya besar. Penolakan bebuah manis, musim tanam 2019/2020 anggota kelompoktani Tani Sari IV Desa Wanasari disamping tanam varietas baru sebagai percontohan 60 % dari anggotanya tanam inpari 42 sesuai hasil musyawarah ,” Begitu indahnya kekompakan dirasa oleh petani, saat musim hujan tinggi, saat serangan hama penyakit meningkat saat petani yang tanam inpari 42 bersyukur atas nikmat Allah SWT, tanaman padinya terhindar dari hama penyakit, terhindar dari rebah, bisa panen selamat dengan produktivitas 100,136 ku/ha, ini memang luar biasa memang betul- betul super...... super sekali produktivitasnya” disampaikan Carim Ketua Kelompoktani Tani Sari IV saat ditemui Tarminah penyuluh pertanian Bangodua sedang menjemur padi di halaman rumahnya. BPP Bangodua dalam mengembangkan inovasi teknologi tentang penggunaan benih bersetifikat selalu melaksanakan kerja sama dengan pihak lain terutama Balai Besar Penelitian Tanaman Pangan (BBP Padi) , Shang hyang Sri atau penagkar-penangkar lain yang ada di daerah berupa display varietas, dembul, dem area demikian disampaikan Tarminah pada saat monitoring dan evaluasi musim tanam 2019/2020 di Kelompoktani Tani Sari IV, harapannya ke depan petani melaksanakan kegiatan gilir varietas dan penggunaan benih bersertifikat sesuai hasil percontohan tersebut.