Insektisida Bernama Jamur Beauveria bassiana Jamur Beauveria bassiana merupakan cendawan entomopatogen, yaitu cendawan yang dapat menimbulkan penyakit pada serangga. Jamur ini bersifat saprofit, atau bisa disebut tidak bisa memproduksi makanannya sendiri, maka dari itu jamur B. bassiana menjadi parasit dan hidup dari mengambil nutrisi inangnya. Inang jamur B. bassiana adalah serangga. Hampir semua serangga bisa terinfeksi olehnya. B. bassiana masuk ke tubuh serangga inang melalui kulit, saluran pencernaan, spirakel dan lubang lainnya. Inokulum jamur yang menempel pada tubuh serangga inang akan berkecambah dan berkembang membentuk tabung kecambah, kemudian masuk menembus kulit tubuh. Penembusan dilakukan secara mekanis dan kimiawi dengan mengeluarkan enzim atau toksin. Pada proses selanjutnya, jamur akan bereproduksi di dalam tubuh inang. Jamur akan berkembang dalam tubuh inang dan menyerang seluruh jaringan tubuh, sehingga serangga mati. Miselia jamur menembus ke luar tubuh inang, tumbuh menutupi tubuh inang dan memproduksi konidia. Dalam hitungan hari, serangga akan mati. Serangga yang terserang jamur B. bassiana akan mati dengan tubuh mengeras seperti mumi dan jamur menutupi tubuh inang dengan warna putih. Karena cara kerjanya yang cukup efektif dan cepat, B. bassiana banyak digunakan sebagai agen hayati pembasmi hama wereng coklat, walang sangit, hama penggerek batang dll. Berikut adalah cara mudah mendapatkan jamur Beauveria bassiana Alat yang dibutuhkan: Cangkul Toples ukuran 1kg Ayakan Kain hitam Bahan: Ulat hongkong/larva T. molitor Tanah lembab di sekitar pohon pisang Cara membuat isolat: Cangkul dan bersihkan permukaan tanah di sekitar pohon pisang sekitar 0-5 cm. Gali dan ambil sekitar 500 gr dari lapisan 5-20 cm permukaan tanah karena pada horizon ini diperkirakan banyak terdapat inokulum B. bassiana. Ayak tanah agar kerikil dan sampah lain tidak terikut. Lalu tanah hasil ayakan dimasukkan ke dalam toples. Jangan padatkan tanah yang di dalam toples agar ulat dapat bergerak bebas di dalam. Pastikan bahwa kelembaban tanah tidak berkurang Masukkan ulat hongkong ke dalam toples, kemudian tutup toples dengan kain hitam. Tunggu hingga 3-4 hari, lalu keluarkan ulat dari tanah. Di hari ke 6-7 akan terlihat jamur B. bassiana berwarna putih di permukaan ulat. Ulat digunakan sebagai isolat jamur. Setelah didapatkan isolate jamur, selanjutnya adalah membuat pestisidanya. Alat dan bahan Isolat jamur Beauveria bassiana Ember atau baskom kecil Baskom peniris Plastik 1/4 kg dengan ketebalan 0,4 sepuluh buah Lilin lima buah Steples Kawat atau sendok kecil spatula Panci Dandang Alkohol 75 % Air bersih Beras giling atau jagung giling 1 kg Cara membuat: Cuci bersih beras dan rendam selama 24 jam Tiriskan sampai kering Masukkkan beras kedalam plastik @ 100 gr Lipat ujung plastik Masak beras dengan cara di kukus selama kurang lebih 1,5 - 2 jam Setelah dingin angkat beras tersebut dari panci dandang Nyalakan lilin 5 buah dan letakkan membentuk setengah lingkaran dimeja Masukkan kawat atau sendok spatula kedalam alkohol dan bakar di salah satu lilin tersebut Setelah kawat agak dingin ambil sebagian isolat dan masukkan kedalam beras Lipat beberapa kali ujung plastik dan steples Letakkan dalam suhu kamar sampai 7-14 hari Jika sudah tumbuh miselium berwarna putih secara penuh berarti insektisida biologi Beauveria bassiana siap digunakan. Setelah Insektisida biologi Beauveria bassiana telah siap kini saatnya menggunakannya untuk beberapa jenis serangga, wereng, walang sangit, ulat, kumbang dll. Cara aplikasi Insektisida B. Bassiana: Ambil salah satu beras dalam plastik yang telah ditumbuhi meselium Beauveria bassiana Cuci dengan air 1 liter dengan cara diremas-remas sampai bersih Saring dengan kain, ambil air cuciannya. Campurkan air tersebut dengan air 14 - 17 liter dan masukkan kedalam tangki sprayer. Semprotkan ke tanaman dengan frekuensi 1 minggu sekali. Jika serangan berat bisa seminggu 2 kali. Jangan lupa nyemprotnya sore hari ya, karena kalau siang hari jamur Beauveria bassiana akan mati kepanasan. Selain B. bassiana, ada beberapa jamur lain yang dapat digunakan sebagai agen hayati dan menyerang serangga. Beberapa di antaranya adalah Metarhizium anisopliae, Spicaria sp., Trichoderma sp. dan lain-lain. Sebenarnya jamur B. bassiana sudah banyak dijual dengan kemasan lebih praktis dengan berbagai nama dagang di pasaran. Namun karena cara membuatnya juga tidak terlalu sulit, maka lebih baik kalau pestisida ini dibuat sendiri. Karena B.bassiana dapat menyerang hampir semua jenis serangga, cendawan ini digolongkan ke dalam non-selektif pestisida sehingga dianjurkan tidak digunakan pada tanaman yang pembuahannya dibantu oleh serangga. Di susun oleh : SRI SAPARNI, SP ( PPL PNS KAB.SUKOHARJO) https://8villages.com/full/petani/article/id/5981941ad8734be45995e8e4