Loading...

Integrasi padi dan ikan (Mina padi) memberi harapan baru bagi petani desa salimbatu

Integrasi padi dan ikan (Mina padi) memberi harapan baru bagi petani desa salimbatu
Mayoritas penduduk salimbatu adalah nelayan di mana kegiatan nelayan ini sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu, tidak heran banyak banyak hasil Laut seperti ikan, udang,cumi-cumi yang ada di Tanjung selor (ibukota Kalimantan utara) dipasok dari daerah salimbatu , namun seiring waktu di mana hasil laut sulit untuk diprediksi dan tidak setiap waktu bisa dilakukan maka sebagian warga yang tergabung dalam kelompok tani juga membudidayakan padi dengan membuat sawah-sawah . Kegiatanbudidaya tanaman padi ini dilakukan tanpa meninggalkan kebiasaan nelayan mereka, namun usaha nelayan tidak dilakukan dilaut tetapi di sawah. Dengan sistem Mina padi (integrasi padi dan ikan) menanam padi sekaligus memelihara ikan adalah gaya baru yang mulai populer di desa salimbatu khususnya dikelompok tani lubuk manis yang diketuai ole pak tumanan (Abdul tumanan). Dengan luas lahan 2ha pak tumanan mencoba mengintegrasikan padi varietas cimelati dengan ikan mas, bagian pinggir dari sawah dibuat galian parit selebar 1-2 meter dengan kedalaman mencapai 0,80 cm mengelilingi sawahnya tanam padi dilakukan lebih dahulu, setelah padi berumur sekitar 2 minggu dilakukan penebaran bibit ikan mas sebanyak 6 ribu ekor, Budidaya padi sawah yang dilakukan bersamaan dengan budidaya ikan mas terbilang cukup menjanjikan karena dalam satu luasan lahan bisa mendapatkan 2 penghasilan , seperti yang dialami oleh pak tumanan, dari budidaya padi sawah petani yang berumur 52 tahun ini bisa menghasilkan gabah kering panen (GKP) sebanyak 4 ton /ha (rata-rata panen diwilayah tersebut sekitar 3 ton/ha) dan sekaligus mampu menghasilkan ikan mas sebanyak 300-900 kg /ha dengan harga jual ditingkat petani Rp 40.000-60.000/kg. Dari hasil panen ikan mas pak tumanan bisa mendapatkan keuntungan 20-30 juta per musim,selain padi dan ikan pak tumanan juga memanfaat akan Tunggul-Tunggul yang ada di sawahnya untuk ditanami tanaman sayuran seperti cabe,kacang panjang,tomat dll, cara ini dilakukan untuk mendapatkan tambahan penghasilan dari luas lahan yang di miliknya sehingga biaya hidup bisa terpenuhi dan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta keluarganya salam redaksi pertanian : Ardi Wiranata (admin cyber) Dedy Muharam (penulis artikel)