Loading...

Irigasi Tetes pada Tanaman Manggis Agar Tetap Stabil Selama Pertumbuhan

Irigasi Tetes  pada Tanaman Manggis Agar  Tetap Stabil Selama Pertumbuhan
Irigasi merupakan upaya yang dilakukan petani untuk mengairi lahan pertaniannya. Air merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan tanaman terutama untuk memperoleh hasil produksi (yield) dan kualitas (quality) yang tinggi. Selain itu dampak dari kejadian iklim ekstrim La-Nina diberbagai daerah di Indonesia khusunya yang mengakibatkan diberbagai daerah mengalami kekeringan hampir sepanjang tahun, sehingga dari tahun 2010 telah menyebabkan anjloknya produksi pertanianian diantaranya adalah komoditas hortikultura, baik kuantitas maupun kualitasnya. Dari berbagai produk hortikultura tersebut diantaranya adalah produksi manggis 15-20%, mangga, apel, pisang, dan jeruk turun hingga 20-25%, beberapa jenis tanaman sayuran 20-25%, dan serta pada tanaman hias sangat beragam. Penurunan produksi tersebut, lanjutannya dikhawatirkan membuka peluang impor terutama komoditas manggisDi sisi lain, petani memiliki sumberdaya dan kemampuan yang terbatas untuk dapat beradaptasi pada perubahan iklim. Untuk itu diperlukan tindakan nyata secara bersama, baik di tingkat global, regional, maupun nasional, yaitu inovasi teknologi yang harus dikembangkan guna mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh perubahan iklimManggis merupakan buah tropis unggulan dan kebanggaan nasional yang sangat potensial dan layak untuk agribisnis serta sebagai andalan ekspor Indonesia. Di Indonesia tanaman manggis banyak dibudidayakan di lahan pekarangan dan hutan yang pengelolaan kurang begitu diperhatikan. Untuk merubah pengelolaan usahatani manggis terutama mengenai pengairan agar produksi nya meningkat dan bermutu baik, maka pengelolaan tanaman manggis agar tetap stabil pertumbuhananya adalah dengan menerapkan irigasi tetes. selanjutnya harapan penggunaan teknologi tersebut dapat menghasilkan buah manggis sepanjang tahun.a. Tujuan dan manfaat penggunaan Irigasi tetes adalah untuk memanfaatkan ketersediaan air yang sangat terbatas secara efisien di musim kemarau. Selanjutnya teknologi ini cocok diterapkan pada lahan kering dengan topografi relatif landaib. Manfaatnya irigasi tetes adalah a) Meningkatkan produktivitas buah manggis. b) Meningkatkan kualitas manggis karena pertumbuhan tanaman bisa seragamc) Mengurangi tingkat kerusakan pada struktur tanahd) Hemat air e) Irigasi dapat dilakukan dalam jumlah dan waktu yang tepat.f) Menekan pertumbuhan gulma karena air hanya diteteskan di sekitar batang tanaman g) Tanah tidak memadat karena volume air yang diberikan tidak dalam jumlah besarh) Mempermudah untuk melakukan pemupukan pada tanaman manggisi) Lahan pertanian manggis akan tetap exksis dan tidak terjadi becek maupun tergenang oleh air, sehingga membuat lokasi pertanian akan tetap nyaman untuk dikunjungi petani maupun wisatawanj) Teknologi kegiatan menyiram tanaman menjadi hal yang mudah dan praktis, tinggal putar kran maka semua tanaman akan tersiram secara merata. k) Sistem ini, menggunakan sedikit air, air tidak terbuang percuma, dan penguapan bisa diminimalisir. l) Selain itu irigasi tetes cocok untuk sistem pertanian berjajar dari berbagai buah-buahan lainnya m) Menyediakan air selama musim kemarau, mengurangi penggunaan tenaga kerja bila dibandingkan dengan penyiraman individu pertanaman melalui gembor, selang ataupun menggunakan gayung; c. Cara menerapkan irigasi tetes pada tanaman manggis Perenacanaa dimulai dari identifikasi lokasi baik Itu kebutuhan sarana dan prasarana (jumlah tanaman, lokasikasi mata air, penempatan bak penampungan air dan lainnya) Mempersiapkan alat dan bahan: Alat diantaranyan pertukangan (Cangkul, garfu, meteran dan lainnya) mesin Pompa air, bor dan lainnyaBahan terdiri dari bahan bangunan (semen, pasir, vipa paralaon dan lainnya), bahan bakar (bensi/solar) untuk memompa air ke wadah penampunganCara membuatMebuat tempat penyimpanan mesin pompa air yang ditempatkan pada mata air berasal dari sungai, sumber mata air dan sumur.Membuat bak penampungan air dari beton atau bahan plastik yang diposisikan di tempat yang paling tinggi Membuat dan memasang kran pada saluran air yang dibagikan keseluruh tanaman manggis dengan cara memasang vipa paralon dari penampungan dengan cara membedakan besarnya saluran dasar primer dan tersierSetelah semuanya terpasang baru dilakukan percobaan mengalirkan air keseluruh saluran dibagian tanaman hingga berjalan sesuai dengan yang diinginkan.Cara kerja irigasi tetes sederhana adalah menampung air dalam bak penampung selanjutnya mengalirkannya ke tanaman dengan membuka kran agar air mengalir melalui lubang yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan tanaman. Perawatan karena bak penapungan dan saluran akan mengalami tumbuh lumut dan mengakibatkan penyumbatan maka harus dibuat lubang pembuangan yang ada yang bertekanan tinggi lebih besar dari vipa ditempatkan dilokasi yang paling bawah dari dataran lokasi yang ada serta bak penampungan diusahakan tertutup tidak terkena sinar matahari langsung (tidk memacu pertumbuhan lumut.Penulis : DalmadiSumber: dari Google dan sumber lainFoto : http://clearwaste.blogspot.com dan lainnya