Loading...

Itik Hibrida “ Master “ Bibit Unggul Itik Petelur

Itik Hibrida “ Master  “ Bibit  Unggul  Itik  Petelur
Keberhasilan petani itik petelur menghasilkan produksi telur tinggi, sangat ditentukan dari pemilihan bibit itik petelur yang digunakan sebagai indukan. Salah satu alternatif pilihan bibit itik petelur yang dapat digunakan bibit itik petelur adalah itik hibrida " Master ". Itik hibrida "Master" dihasilkan oleh Balitnak dan kini sudah dikembangkan Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Kambing Domba dan Itik di Pleihari Kalimantan Selatan. Itik hibrida "Master" merupakan bibit niaga yang tidak bisa dibibitkan lagi. Artinya itik hibrida "Master " hanya untuk dibudidayakan sebagai penghasil telur itik selama dua siklus produksi. Jika lebih dari dua siklus produksi hasil produksi telurnya akan menurun Artinya tidak lagi akan memberikan keuntungan pada petani pembudidaya itik hibrida " Master ". Setelah mengalami dua siklus produksi telur, itik petelur hibrida "Master" masih mempunyai nilai keuntungan bagi petani sebagai itik pedaging. Asal Usul Itik Hibrida " Master " Itik hibrida merupakan hasil perkawinan persilangan antara 2 jenis itik yang berbeda. Perkawinan ini bisa berlangsung secara alami atau ada campur tangan manusia. Tujuan dari perkawinan silang adalah menghasilkan keturunan yang mempunyai sifat keunggulan lebih dari kedua jenis itik yang disilangkan. Begitu jiga yang terjadi pada itik hibrida " Master ". Itik Hibrida " Master " dihasilkan dari proses panjang yang dilakukan Balai Penelitian Ternak ( Balitnak ) Ciawi. Sejak tahun 1999 Balitnak Ciawi melakukan penelitian pada kelompok itk Mojosari jantan dan itik Alabio betina untuk dijadikan bibit induk dengan nama Parent Stock. Parent Stock inilah yang akan menghasilkan itik hibrida " Master " sebagai bibit niaga dengan nama lain disebut Itik Final Stock. Itik Final Stock inilah yang dikenal dengan nama itik hibrida " Master " sebagai itik unggul penghasil telur .Pada tahun 2009 Balitnak melakukan pembinaan pada beberapa peternak itik terpilih untuk bisa menjadi penghasil itik hibrida " Master ", yaitu di Krawang Jawa Barat, Temanggung Jawa Tengah, Jombang Jawa Timur dan Martapura Kalimantan Selatan. Beberapa Keunggulan Itik Hibrida " Master "Ada beberapa keunggulan yang dimiliki itik hibrida " Master " yaitu :1. Keunggulan Teknisa. Pencapaian produksi telur pertahunnya rata rata 265 butirb. Umur pertama bertelur 4,5 bulan ( 18 minggu ) sudah bertelurc. Masa produksi telur 10 – 12 bulan tanpa mengalami rontok bulud. Tingkat kematian itik hibrida " Master " sangat rendah kurang dari 1 % 2. Keunggulan biologisa. Sangat mudah untuk menentukan jantan betina itik hibrida " Master " yaitu berdasarkan warna bulu.. Itik jantan warna bulu lebih gelap dari pada itik betinab. Petumbuhan itik pejantan hibrida " Master " lebih cepat daripada itik betina. Karena itu itik pejantan hibrida "Master " sangat dibudidayakan sebagai itik pedagingc. Warna bulu spesifik dan sangat seragamd. Warna kulit telur seragam hijau kebiruan 3. Prospek Peluang BisnisMeskipun tidak adanya data yang pasti, fakta nyatanya kebutuhan telur itik akan terus mengalami peningkatan seiring kesadaran konsumen akan pentingnya kebutuhan gizi pangan untuk kesehatan tubuh. Selain untuk memenuhi kebutuhan kepentingan gizi pangan, telur itik juga diperlukan untuk kebutuhan bahan baku pangan aneka kuliner yang menggunakan bahan baku telur itikTelur itik merupakan salah satu gizi pangan hewani yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh. Telur itik mempunyai nilai rupiah yang mudah dijangkau oleh masyarakat juga menjadi salah satu bahan baku pangan yang dibutuhkan untuk kebutuhan kuliner nusantara. Artinya masih ada peluang untuk dikelola apalagi cara budidaya itik hibrida "Master" tidak sulit untuk dilakukan. Nani Priwanti Soeharto - PP PPMKP Ciawi Sumber : Itik Hibrida " Master " sebagai Bibit Niaga Itik Petelur Unggul Inovasi Teknologi Membangun Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian 2012