Loading...

Jaga Ketersediaan Pangan, Kelompok Tani Abo Benaun Manfaatkan Produksi Pangan Lokal

Jaga Ketersediaan Pangan, Kelompok Tani Abo Benaun  Manfaatkan Produksi Pangan Lokal
Sejak virus corona ( Covid-19 ) mewabah di negeri ini, pemerintah berupaya mengatasi berbagai persoalan yang dialami rakyat, mulai soal kesehatan, pendidikan hingga ekonomi. Dalam bidang pertanian, Kementrian Pertanian terus melakukan terobosan agar ketersediaan pangan seperti beras agar tetap terjaga. Karena Kemandirian Pangan merupakan sebuah keniscayaan, cadangan pangan harus tetap terjaga seiring berkembangnya waktu, dalam kondisi apapun. Untuk mendukung kemandirian pangan dan ketahanan pangan, petani dan penyuluh diharapkan mampu bergerak dan berinovasi dalam usaha ekonomi kreatif dan cadangan pangan. Melalui Program Kemandirian Lumbung Pangan Masyarakat ( LPM ), Kelompok Tani Abo Benaun selaku pelaksana kegiatan memanfaatkan produksi pangan lokal yaitu beras lokal unggulan petani di Kecamatan Bonti seperti : Beras putih/beras kampung, beras merah dan beras hitam khas Bonti. Melalui Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi dalam arahannya mengatakan, “situasi pandemic Covid-19 harus dimanfaatkan untuk memproduksi pangan lokal baik secara on-farm maupun off-farm.,“ ucapnya. Adapun Tujuan dari Kegiatan Kemandirian Lumbung Pangan Masyarakat adalah ; Meningkatkan volume cadangan pangan kelompok untuk menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya, Meningkatkan modal kelompok melalui pengembangan usaha ekonomi produktif di bidang pangan. Menurut Abang Sukarmin, selaku Ketua Kelompok Tani Abo Benaun mengatakan bahwa pengelolaan dana bantuan kegiatan kemandirian LPM digunakan untuk menjaga ketersediaan cadangan pangan di Lumbung dan peningkatan modal kelompok melalui usaha ekonomi produktif dalam bentuk usaha jual beli gabah dan beras dengan memanfaatkan produksi beras lokal unggulan khas Kecamatan Bonti seperti beras kampung, beras merah dan beras hitam. Kegiatan ini dimulai pada bulan April tahun 2020 dan telah memberi dampak positif serta manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Bonti dan Kabupaten Sanggau. Untuk menjaga ketersediaan cadangan pangan di Lumbung, kelompok tani Abo Benaun membeli gabah dan beras dari hasil produksi petani di Kecamatan Bonti dengan selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP ) Kecamatan Bonti agar penyuluh pertanian dapat memotivasi kelompok tani di wilayah kerja nya untuk meningkatkan produksi padi unggulan kecamatan bonti. Sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020, stok cadangan Pangan di Lumbung Pangan Masyarakat Desa Sami Kecamatan Bonti terdiri dari 1,263 ton Gabah dan 1,884 ton Beras. Untuk kegiatan peningkatan modal kelompok melalui usaha ekonomi produktif, kelompok tani Abo Benaun menjual beras lokal unggulan kecamatan Bonti seperti Beras putih/beras Kampung, Beras merah dan beras hitam khas bonti yang pemasarannya di wilayah Kecamatan Bonti dan Kabupaten Sanggau. Dalam usaha penjualan beras lokal unggulan khas Bonti, kelompok tani Abo Benaun melakukan Inovasi pemasaran beras dalam kemasan dengan tujuan supaya beras lokal unggulan khas kecamatan bonti dapat lebih dikenal masyarakat luas di kecamatan Bonti dan Kabupaten Sanggau, bahkan di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Sumber Artikel ; Abang Sukarmin, Ketua Kelompok Tani Abo Benaun https://koranbanjar.net/kabar-terbaru-pertanian-kiat-petani-sanggau-genjot-produksi-beras-di-tengah-pandemi/ Lumbung Pangan Masyarakat - http://bkp.pertanian.go.id Penulis ; Romi Januardi, S.P / Penyuluh PNS/ Admin SMIPP Kecamatan Bonti