Loading...

Jagung Khusus Sebagai Pangan Fungsional

Jagung Khusus Sebagai Pangan Fungsional
Jagung khusus (specialty corn) mempunyai sifat khas, yaitu mengandung nutrisi lebih tinggi dibanding jagung biasa. Oleh karena kandungan nutrisi yang berfungsi khusus dan lebih tinggi tersebut, maka jagung khusus dikenal sebagai jagung fungsional.Gen resessif pada umumnya mengatur sifat khusus yang dimiliki jagung fungsional, sehingga penanamannya memerlukan isolasi agar tidak diserbuki oleh jenis jagung lain. Jika jagung fungsional diserbuki oleh tepung sari jagung biasa, maka efek senia (pengaruh tepungsari) mengakibatkan keunggulan khusus menjadi hilang. Untuk menghindari terjadinya penyerbukan oleh jenis jagung biasa, yaitu dengan menanam jagung khusus pada lahan terisolasi, yaitu menanam pada jarak sekitar 300 m dari areal pertanaman jagung lain, atau mengatur waktu tanam selisih tiga minggu.Jagung fungsional antara lain adalah jagung QPM (Quality Protein Maize), jagung Provit A (ßeta carotene) atau jagung kaya vitamin A, jagung pulut atau jagung ketan yang mengandung amilopektin tinggi, jagung manis mengandung kadar gula tinggi, dan jagung sayur (baby corn) yaitu jagung panen tongkol muda untuk dibuat sayur. Jagung QPM (Quality Protein Maize) atau High Lysine Corn atau jagung berkualitas protein tinggi mengandung gen opaque-2 (oo). Jagung yang mengandung gen mutan opaque 2 mengakibatkan dua asam amino esensial lisin dan triptofan lebih tinggi dua kali lipat dari jagung biasa, oleh karenanya dinamai jagung QPM (Mertz 1992). Produktivitas dan ketahanannya terhadap hama penyakit jagung QPM juga sudah sama dengan jagung biasa. Manfaat jagung QPM, antara lain:1. Mengatasi penyakit busung lapar (kwashiorkor), terutama pada anak balita. Di beberapa negara Afrika, tepung jagung QPM dijadikan bahan makanan bayi dalam ramuan berbentuk serelak dan biskuit, kerupuk/ chips, corn flakes, dan tortila.2. Menjaga keseimbangan bobot badan agar tidak kegemukan atau berperan sebagai diet, dapat membakar kelebihan lemak dalam tubuh jika dikonsumsi secara rutin. 3. Menambah dan memperbaiki nilai nutrisi pada ibu hamil. 4. Jika diperuntukkan sebagai pakan dapat menambah kualitas daging berbagai jenis ternak dan unggas. Jagung Provit AJagung Provit A sebagai bahan pangan dikembangkan dengan target konsumen utamanya adalah penduduk negara-negara Afrika yang teridentifikasi kekurangan vitamin-A. Provit A adalah jagung yang mengandung vitamin A atau beta carotene tinggi, yaitu 8-15 µg/g sedangkan jagung biasa hanya 2-5 µg/g. Manfaat jagung Provit-A adalah: 1. Untuk menghindari penyakit rabun dan buta lebih dini atau katarak, membantu pertumbuhan jaringan, tulang, dan gigi. Defisiensi vitamin A merupakan penyebab kebutaan kedua terbesar setelah katarak. Vitamin A dapat meningkatkan pertumbuhan anak balita dan meningkatkan nafsu makan. Ternak terhenti pertumbuhannya jika kebutuhan vitamin A tidak terpenuhi. 2. Mencegah rambut tidak rontok, pemeliharaan kulit, membantu pembentukan hormon untuk proses reproduksi, mengatur sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi dengan memproduksi sel darah putih untuk menghancurkan bakteri dan virus berbahaya, menangkal penyakit jantung dan kanker, serta mencegah infeksi saluran pernafasan bagian atas (ISPA) (Nutra 2008; Cong Khan 2007; Bwibo et al. 2003; HealthNews 2003). Sumber beta carotene juga dapat diperoleh dari daging, hati, telur, dan minyak ikan. Dijelaskan bahwa beta carotene adalah bahan campuran organik, termasuk dalam klasifikasi terpenoid, mudah diperoleh pada sayuran dan buah berwarna merah orange, termasuk jagung. Rekomendasi dari Institut Kesehatan Amerika Serikat, konsumsi harian beta carotene adalah 500-1.500 µg (Science daily 2008). Jagung PulutJagung Pulut Jagung pulut (waxy corn) adalah jagung yang bijinya mengandung amilopektin tinggi atau amilosa rendah sehingga bersifat lengket bila direbus. Dewasa ini jagung pulut dimanfaatkan untuk bahan industri, pakan, kertas, tekstil, dan tambahan material untuk industri. Varietas lokal dari Sulawesi Selatan yang dinamakan jagung pulut rasanya enak, pulen, dan gurih. Petani menanam jagung pulut untuk tujuan panen muda, dijual sebagai jagung rebus. Pada waktu panen beberapa tongkol dapat disisakan di lapang sampai matang fisiologis dapat dijadikan benih dan ditanam pada musim berikut. Jagung pulut berumur genjah, yaitu 60-65 hari tongkol muda dapat dipanen. Keunggulan spesifik jagung pulut adalah toleran terhadap kekeringan dan umur genjah 85 hari masak fisiologis. Namun kelemahan jagung pulut adalah hasil rendah (2,0-2,5 t/ha) dan rentan terhadap penyakit bulai. Perbaikan jagung pulut melalui pemuliaan di Balai Penelitian Tanaman Serealia telah menghasilkan jagung dengan kandungan amilopektin 90,0% dengan rasa gurih. Biji jagung tipe gigi kuda (dent) dan mutiara (flint) mengandung amilosa 25-30% dan amilopektin 70-75%. Semakin tinggi amilopektin semakin lunak, pulen, dan gurih rasa jagung.Ruslia Atamaja (rusliatmaja.atmaja326@gmail.com)Sumber : Balai Penelitian Tanaman Serealia