Loading...

Jalan Mulus, Petani Semangat Menghasilkan Fulus

Jalan Mulus, Petani Semangat Menghasilkan Fulus
Jalan merupakan kebutuhan petani untuk mengangkut hasil panen mereka dari sawah. Bagi petani yang areal sawahnya belum memiliki jalan, yang lazim disebut jalan usaha tani, kesulitan itu sangat dirasakan, seperti disampaikan beberapa petani diKecamatan Cikalong. Jalan usaha tani atau jalan pertanian merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan) untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan, atau pasar. Sebagian besar jalan usaha tani masih berupa tanah atau berlapis kerikil, tetapi di beberapa tempat sudah ada jalan usaha tani yang beraspal. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melalui petugas penyuluh pertanian lapangan selalu berupaya setiap tahun untuk mengusulkan pembangunan jalan usaha tani kepada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya. Karena disadari, keberadaan jalan tersebut sangat dibutuhkan petani. “Pada tahun 2019 ini Kecamatan Cikalong menerima bantuan 3 unit jalan usaha tani, yang tersebar pada beberapa desa,” ujar Mantri Tani Kecamatan Cikalong, Abdul Haris Mujiyanto, SST. Jalan produksi usaha tani tersebut ada di Kelompok Tani Mekarsari VI Desa Cikalong, Kelompok Tani Sabilulungan VI Desa Cibeber dan Kelompok Tani Mekarsari IX Desa Cikalong. Jalan yang dibangun memanfaatkan dana sekitar Rp150 juta/unit, dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan juga swadaya dari masyarakat dan anggota kelompok tani. Dengan adanya pembuatan jalan usahatani tersebut, diharapkan bisa membantu memecahkan persoalan jalan yang dihadapi petani selama ini. Ia juga berharap agar jalan yang sudah dibangun, dirawat dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan petani selamanya.