Loading...

JAMBORE PENYULUH PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2016

JAMBORE PENYULUH PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2016
Kegiatan penyuluhan yang berkualitas, kredibel dan profesional diperlukan untuk mensukseskan program swasembada pangan, peningkatan lapangan kerja bidang pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani. Seorang penyuluh pertanian harus bisa membangun karakter dan kapasitas penyuluh dalam rangka melaksanakan tupoksi penyuluh. Penyuluh harus bisa meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan dan harus lebih dari petani yang dibinanya sebagai mitra kerja.Dalam rangka meningkatkan karakter dan kapasitas tenaga kerja penyuluh pertanian, BKP3 Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan Jambore Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan tingkat kabupaten Kuningan. Kegiatan Jambore Penyuluh dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 25 Februari 2016 bertempat di Hotel Ayong dan Kawasan objek wisata Linggarjati. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh penyuluh, baik penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan se-kabupaten Kuningan. Pelaksanaan Jambore ini selama dua hari, dimana pada hari pertama diisi dengan kegiatan ceramah dengan materi Pembentukan karakter degan metode ESQ dan Strategi pengembangan usaha tani yang berorientasi bisnis. Pada hari kedua dilaksanakan kegiatan outbond dengan materi pengembangan diri dan kerjasama dan pelestarian lingkungan hidup.Tujuan dari kegiatan tersebut antara lain untuk meningkatkan prestasi kerja memperkokoh silaturahmi antar penyuluh dan peningkatan profesionalisme penyuluh. Metode yang digunakan dalam kegiatan tersebut terdiri dari pemapran materi, ceramah, diskusi serta outbond di lapangan. Pada kesempatan tersebut dalam sambutan Bupati Kuningan yang dibacakan oleh asisten ekonomi dan pembangunan mengatakan moto juang penyuluh kabupaten Kuningan adalah "Penyuluh Bersatu Kuningan Maju". bahwa lembaga penyuluhan harus bisa berkontribusi bagi perkembangan daerah dalam rangka mencapai dan mewujudkan visi Kuningan yaitu Kuningan Mandiri Agamis dan Sejahtera. Kabupaten Kuningan sebagai daerah agraris dengan dasar pertanian sangat mendukung pembangunan bidang pertanian. Dalam melaksanakan tugasnya, seorang penyuluh harus sesuai dengan tupoksi dan mampu menghdapai dan mengatasi segala permasalahan yang begitu komplek dalam kehidupan masyarakat.Dalam kegiatan Jambore Penyuluh juga diberikan materi berupa Pembentukan karakter dengan metode ESQ yang difasilitasi oleh ESQ Leadership Center pimpinan Ary Ginanjar Agustin. Seorang penyuluh harus bisa mengenal potensi yang ada dalam diri sendiri, memotivasi diri dan merubah pola fikir kerja seorang penyuluh. Untuk materi Strategi pengembangan Usaha Agribisnis dibawakan oleh Dr. Setia Mulyawan, SE. MM. QIA.CRMP dari UIN Sunan Gungung Jati bandung.Kegiatan Jambore Penyuluh pada hari kedua dilaksanakan di objek wisata Linggarjati dan diisi dengan kegiatan outbond dan penanaman pohon sebagai bukti bahwa penyuluh pertanian dalam melaksanakan tugasnya juga harus berwawasan lingkungan. Pada kegiatan ini Kepala BKP3 Kabupaten Kuningan Drs. H. sadudin, MSi mencanangkan pula program Penyuluh Peduli Lingkungan. Kegiatan outbond dilakssanakan dengan berbagai permainan yang menunjang pengembangan diri dan kerjasama. Dalam penutupnya Kepala BP4K Kuningan yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Sumber Daya, berpesan kepada peserta jambore bahwa hasil dari kegiatan ini harus bisa meningkatkan karakter, profesionalisme dan kinerja seorang penyuluh dan lebih jauhnya mampu melaksanakannya dalam kegiatan tugas sehari-hari.?