Dalam mensukseskan program swasembada pangan berkelanjutan khususnya Padi, Jagung, dan Kedelai (PAJALE), peningkatan lapangan kerja bidang pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani. Penyuluhan merupakan bagian penting dalam pembangunan pertanian, sehingga diharapkan mampu menjadi jembatan antara program pemerintah dengan masyarakat sasaran. Untuk itu diperlukan Penyuluh yang handal sebagai fasilitator, advisor maupun motivator dalam pelaksanaannya. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan Jiwa Korsa penyuluh, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Serang (BP2KP) Tengah mengadakan Jambore Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Tahun 2015 dengan Tema " Melalui Jambore Penyuluh, Kita Tingkatkan Semangat dan Jiwa Korsa untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan". Kegiatan Jambore berlangsung selama 3 hari dan diikuti para penyuluh se Kabupaten Serang (Peserta), adapun peserta jambore penyuluh berjumlah 150 orang diantaranya Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan,Penyuluh Kehutanan, Penyuluh THL-TBPP, dan penyuluh swadaya. Para peserta mengikuti sejumlah lomba yakni, lomba karya tulis ilmiah, lomba Teknologi Tepat Guna, lomba Asah Terampil, dan Bakti Sosial. Pembukaan Jambore Penyuluh yang dilaksanakan di Baduy Out Bound Desa Sukamanah Kecamatan Baros Kabupaten Serang, pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2015, dihadiri Oleh Sekda Kab. Serang Drs. H. Lalu Atharussalam, M.Si. Kepala BKPP Prov. Banten Ir. H. Agus M. Tauchid S, M.Si. dan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kab. Serang Ir. H. Sri Budi Prihasto, MM. Tujuan Jambore ini disamping untuk meningkatkan kinerja tenaga penyuluh se Kabupaten Serang, juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan tukar pengalaman antar penyuluh. Tujuan dari kegiatan tersebut antara lain untuk mensosialisasikan kebijakan penyuluhan, membangun jiwa korsa penyuluh, membangun jejaring kerja (networking) sesama penyuluh dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan, sharing informasi dan tukar pengalaman antara penyuluh, dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyuluh (wawasan, kreativitas, motivasi dan kinerja). Metode yang digunakan dalam kegiatan tersebut terdiri dari pemaparan materi, ceramah, dan diskusi. Dalam sambutannya Sekda Kab. Serang mengatakan bahwa Penyuluh harus bisa berkontribusi bagi perkembangan daerah dalam rangka mencapai dan mewujudkan Swasembada Pangan diantaranya Padi, Jagung, dan Kedelai. Dalam melaksanakan tugasnya, seorang penyuluh harus sesuai dengan tupoksi dan mampu menghadapi dan mengatasi segala permasalahan yang begitu komplek dalam kehidupan masyarakat. Dalam kegiatan Jambore Penyuluh juga diberikan materi berupa motivasi oleh dua orang motivator yaitu Ir. Edwin Sumiroza dengan tema Aktualisasi Nilai Ibadah dalam Peningkatan Kinerja Penyuluh dan Asep Supriatna, SP, MM. dengan tema Mewujudkan Karya Prestatif Seorang Penyuluh. Seorang penyuluh harus bisa mengenal potensi yang ada dalam diri sendiri, memotivasi diri dan merubah pola fikir kerja seorang penyuluh. Kegiatan Jambore Penyuluh dilaksanakan selama tiga hari dan dalam penutupnya Kepala BP2KP Kab. Serang berpesan kepada peserta jambore bahwa hasil dari kegiatan ini harus bisa merubah wawasan dan kinerja seorang penyuluh dan lebih jauhnya mampu melaksanakannya dalam kegiatan tugas sehari-hari demi tercapainya swasembada pangan berkelanjutan khususnya Padi, Jagung, dan Kedelai (PAJALE). Penulis Nama : Lukman Hakim, SP (Penyuluh Pertanian Pertama) BP2KP Kab. Serang - Banten