Tumbuhan ini berbentuk pohon, batang jelas terlihat, berkayu (lignosus), berbentuk silindris, permukaan batang pecah-pecah, batang berwarna coklat kemerahan. Buah jambu ini menempel pada dahan batang yang menjulur.Jambu ini adalah buah yang sangat asem segar, daging buahnya mirip jambu bol, tetapi lebih tebal karena bijinya tidak sebesar jambu bol. Ukuran jambu bandar lebih besar, agak panjang, kira-kira sebesar mangga golek dan warnanya putih kekuningan dan wanginya khas sekali.Jambu bandar banyak dijumpai di Kab. Bangka, dibandingkan dengan diluar kepulauan Bangka Belitung jambu ini sangat sulit ditemukan (langka). Pertumbuhan jambu bandar biasanya tumbuh di belakang rumah dan juga di kebun . Jambu ini sangat sulit ditemukan buahnya karena tergantung musiman. Jambu bandar sangat disenangi para ibu hamil, karena rasanya asam. Umumnya di olah menjadi asinan sehingga rasanya lebih enak. Tanaman ini jarang dibudidayakan oleh masyarakat kita, mungkin karena rasanya asam. Berdasarkan hasil penelitian, buah jambu bandar mengandung kadar vitamin C yang cukup tinggi di bandingkan dengan buah-buah yang lainnya.Buah jambu bandar sangat sulit ditemukan di pasaran penjual buah. Kita seharusnya menjaga kelestarian tanaman ini sehingga tidak punah di sekitar kita karena pertumbuhannya sangat lama.Tabel dibawah ini menerangkan hasil pengujian nutrisi Jambu Bandar yang dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kab. Bangka bekerja sama dengan Balai Pengujian Mutu Tanaman Pangan dan Holtikultura DKI Jakarta pada tahun 2012. Hasil uji nutrisi dapat dilihat pada lampiran.